• Jumat, 9 Desember 2022

Dinas Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Mendata Koperasi dan UKM Wujudkan SIDT-KUKM

- Jumat, 10 Juni 2022 | 10:41 WIB
Pihak Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta bersama BPS Kota Yogyakarta ketika memaparkan pendataan SIDT-KUKM, Jumat 10 Juni 2022 (Putri Susanti/PojokMalioboro.com)
Pihak Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta bersama BPS Kota Yogyakarta ketika memaparkan pendataan SIDT-KUKM, Jumat 10 Juni 2022 (Putri Susanti/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Kementerian Koperasi dan UKM melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta melaksanakan pendataan koperasi dan UKM untuk mewujudkan Sistem Informasi Data Tunggal Koperasi dan UKM (SIDT-KUKM) yang rencananya akan dirilis pada bulan Desember tahun 2022.

Dikatakan Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta Emy Indaryati, pihaknya menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta untuk mewujudkan target yang akan didata sebanyak 32.441 UKM dan 149 Koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Kota Yogyakarta. Target data acuan berasal dari Sibakul Jogja.

"Sistem Informasi Data Tunggal Koperasi dan UKM (SIDT-KUKM) merupakan amanah dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UKM dan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Serta atas dasar amanah Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 yang menugaskan Kementerian Koperasi dan UKM sebagai walidata KUKM, BPS sebagai Pembina data, Kementerian/lembaga lainnya dan Daerah sebagai produsen data," ujarnya, Jumat 10 Juni 2022 kepada awak media di Balaikota.

Baca Juga: Bertahan hingga Usia 9 Tahun, Grand Zuri Malioboro Hotel Lewati Pandemi Covid-19 dengan Berjuang Bersama

Kembali disampaikan Emy, Kota Yogyakarta memiliki 96 petugas enumerator yang telah ditugaskan di 45 kelurahan di Kota Yogyakarta untuk melaksanakan pendataan yang telah dimulai pada bulan Mei dan akan berakhir pada bulan September 2022.

"Petugas Enumerator melakukan verifikasi lapangan dengan mengunjungi pelaku usaha dan Koperasi secara door to door dengan metode wawancara kemudian hasilnya diinput oleh petugas Enumerator kedalam aplikasi SIDT KUKM," jelas Emy.

Berdasarkan data acuan dan pelaku usaha baru, perekrutan enumerator dilaksanakan dengan pengumuman terbuka dan melibatkan 45 kelurahan sebagai pengusul enumerator. Dasar pendataan dilakukan dengan meliputi pertama sektor usaha dibagi menjadi 2 bagian yaitu pertanian dan non pertanian.

Baca Juga: Kompor Induksi Minim Resiko dan Lebih Hemat, juga Ramah Lingkungan

"Kedua, Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta berfokus pada pelaku usaha non pertanian dikarenakan BPS akan meaksanakan sensus pertanian pada tahun 2023. Pendataan Koperasi dan UKM berfokus pada usaha yang menetap, dicirikan oleh penggunaan bangunan tempat usaha atau campuran," kata Emy.

Data yang masuk, lanjut Emy akan dilakukan verifikasi oleh tim Pokja Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta, kemudian diteruskan ke Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY untuk diverifikasi ulang sebelum data diterima oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tugu Jogja Expo Bakal Digelar di Jalan Mangkubumi

Selasa, 22 November 2022 | 12:13 WIB

Charter Night Lions Club Yogyakarta Bhumi Mataram

Minggu, 20 November 2022 | 20:07 WIB
X