• Minggu, 14 Agustus 2022

Berantas Peredaran Gelap Narkoba dari Dalam Lapas, BNN Kota Yogyakarta Lakukan Hal Ini

- Kamis, 30 Juni 2022 | 08:01 WIB
Kepala BNN Kota Yogyakarta, AKBP Khamdani (Putri Susanti/PojokMalioboro.com)
Kepala BNN Kota Yogyakarta, AKBP Khamdani (Putri Susanti/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) bertransformasi jadi pusat kendali peredaran gelap narkoba menjadi salah satu faktor penyebab, darurat narkoba di Indonesia.

Selain tata letak geografis yang terbuka sehingga memudahkan narkoba masuk, faktor demografis yang besar, dan juga garis pantai terpanjang juga menjadi faktor penyebab darurat narkoba di Indonesia.

Kemudian modus operandi yang terus berkembang, naiknya prevalensi setiap tahunnya, dan juga persoalan sosial yang mengakibatkan narkoba dijadikan sebagai gaya hidup, itu juga menjadi penyebab darurat narkoba di Indonesia.

Baca Juga: Drama Korea Cafe Minamdang, Kisahkan Dukun Nam yang Ganteng dan Suka Membantu Menyelesaikan Semua Masalah

Tidak hanya berhenti disana, ternyata peredaran narkoba yang sudah menyasar semua kalangan dan usia juga menjadi penyebab darurat narkoba di Indonesia, lalu sistem penegakan hukum di Indonesia belum memberi efek jera juga menjadi faktor tambahan yang membuat Indonesia darurat narkoba.

Hal itu semua disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Yogyakarta, AKBP Khamdani, Rabu 29 Juni 2022 disaat Workshop Penguatan Kapasitas kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

Menanggapi salah satu faktor darurat narkoba di Indonesia mengenai peredaran gelap narkoba di dalam Lapas, Khamdani menjelaskan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di didalam Lapas dengan melakukan kerjasama dengan Lapas di Kota Yogyakarta.

Baca Juga: Puan Maharani: RUU KIA Segera Disahkan Jadi RUU Inisiatif DPR

"Kami bersama Lapas Kelas II Kota Yogyakarta telah melakukan MoU kerjasama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba di dalam lapas, yang namanya Lapas/Rutan Bersinar (Bersih dari Narkoba)," ujar Khamdani.

Kerjasama yang dilakukan sudah satu tahun ini dirasa efektif hingga sekarang. Dengan tidak ditemukannya peredaran gelap narkoba di dalam Lapas Kelas II Kota Yogyakarta.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramai Isu Jilbab di Jogja, Ini Kata PWM DIY

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Ricuh Supporter di Gejayan, 3 Orang Luka-Luka

Senin, 25 Juli 2022 | 20:30 WIB

Bupati Sleman Membuka Konferensi PGRI Sleman

Selasa, 19 Juli 2022 | 11:28 WIB
X