• Minggu, 14 Agustus 2022

Butuh Reformasi Sistem Olahraga Atlet Usia Dini di Kota Jogja, Begini Kata Disdikpora Kota Jogja

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 13:08 WIB
Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Yogyakarta, Agus Trimadi, SIP., M.Acc  (dok.pribadi/PojokMalioboro.com)
Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Yogyakarta, Agus Trimadi, SIP., M.Acc (dok.pribadi/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Tertinggalnya prestasi olahraga nasional dari negara-negara lain merupakan salah satu masalah bagi bangsa Indonesia untuk meningkatkan prestasi olahraganya.

Disampaikan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Agus Trimadi, S.IP, M.Acc sampai dengan saat ini pencapaian prestasi olahraga memang belum tercapai secara maksimal.

"Hal ini dikarenakan adanya hambatan-hambatan dalam mencari dan menemukan bibit-bibit atlet yang berbakat diantaranya adalah dengan cara melakukan upaya pemanduan bakat sejak dini," ujar Agus, Sabtu 2 Juli 2022.

Baca Juga: Bakesbangpol Kota Yogyakarta: Habituasi Politik dan Demokrasi harus Dimulai Sejak Usia Dini

Menurut Agus, salah satu upaya untuk mendapatkan atlet-atlet yang berbakat diantaranya adalah dengan melakukan Reformasi Sistem Olahraga di Kota Yogyakarta.

"Reformasi diperlukan guna memperbaiki prestasi olahraga kota Yogyakarta. Fokus dari reformasi sistem adalah dengan Pembinaan atlet usia dini, selama ini fokus pembinaan lebih kepada atlet senior. Sebagai bentuk regenerasi yang berkesinambungan dan tidak putus ketersediaan atlet maka diperlukan sistem untuk pembinaan atlet usia dini dan meningkatkan perhatian terhadap pencarian bibit atlet," terang Agus.

Lanjut Agus, peningkatan prestasi olahraga merupakan proses panjang yang melibatkan semua pihak dan disiplin ilmu yang dikaji secara ilmiah dari sejak awal sampai seorang atlet mencapai suatu prestasi.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Anna, Kisahkan Gadis yang Berbohong Menjalani Hidup Orang Lain, Dibintangi Bae Suzy

"Tahapan tersebut mulai dari pembibitan, proses pembinaan dan proses evaluasi sampai dengan prestasi yang diraih oleh atlet tersebut. Dan semua itu dilakukan dengan mengedepankan ilmu pada bidangnya dan juga teknologi yang terkini," jelas Agus.

Agus menambahkan, prestasi yang tinggi ditentukan oleh banyak faktor, diantaranya kualitas pelatih, program latihan yang berkualitas, sarana dan fasilitas yang menunjang, dukungan dari pemerintah, sponsor dan orang tua, serta talent atlet.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramai Isu Jilbab di Jogja, Ini Kata PWM DIY

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Ricuh Supporter di Gejayan, 3 Orang Luka-Luka

Senin, 25 Juli 2022 | 20:30 WIB

Bupati Sleman Membuka Konferensi PGRI Sleman

Selasa, 19 Juli 2022 | 11:28 WIB
X