• Minggu, 14 Agustus 2022

Ketua BPC PHRI Sleman Minta Penegak Hukum untuk Segera Mengungkap Kasus Seturan

- Senin, 4 Juli 2022 | 19:00 WIB
Ketua BPC PHRI Sleman, Joko Paromo, S.Par (Dokumen Pribadi/PojokMalioboro.com)
Ketua BPC PHRI Sleman, Joko Paromo, S.Par (Dokumen Pribadi/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Dalam rangka menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Sleman dan DIY, PHRI Sleman berharap agar semua pihak berupaya melakukan pencegahan munculnya tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat.

Selain itu berharap supaya masyarakat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

"Serahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku," ungkap Joko Paromo, S.Par, Ketua BPC PHRI Sleman, Senin 4 Juli 2022.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Yogyakarta Sesalkan Aksi Kekerasan yang Terjadi, Minta Aparat Menindak Tegas

Adanya gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat Seturan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, membuat BPC PHRI Sleman prihatin.

"Karena menimbulkan korban dan kerugian yang tidak sedikit," kata Joko.

Berkaitan dengan hal tersebut, BPC PHRI Sleman sampaikan pernyataan sikap.

Baca Juga: Ketua Sekber Keistimewaan DIY: Hentikan Kekerasan Kedepankan Persaudaraan

1. Mengharapkan suasana yang kondusif, aman dan damai serta mendukung Pemkab Sleman dalam menciptakan situasi rukun dan damai di wilayah Kabupaten Sleman.

2. Perlunya sinergitas antarelemen masyarakat di Kabupaten Sleman untuk mendukung terciptanya suasana yang kondusif, aman dan damai. Termasuk di dalamnya sinergitas antarmasyarakat dan aparat penegak hukum.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ramai Isu Jilbab di Jogja, Ini Kata PWM DIY

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Ricuh Supporter di Gejayan, 3 Orang Luka-Luka

Senin, 25 Juli 2022 | 20:30 WIB

Bupati Sleman Membuka Konferensi PGRI Sleman

Selasa, 19 Juli 2022 | 11:28 WIB
X