Resmikan Pasar Wage, Bupati Sleman Ajak Pedagang Berantas Transaksi Ilegal

- Selasa, 6 Desember 2022 | 09:47 WIB
Resmikan Pasar Wage, Bupati Sleman Ajak Pedagang Berantas Transaksi Ilegal (dok.Humas Pemkab Sleman/PojokMalioboro.com)
Resmikan Pasar Wage, Bupati Sleman Ajak Pedagang Berantas Transaksi Ilegal (dok.Humas Pemkab Sleman/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, resmikan Pasar Wage, pada Minggu 4 Desember 2022 di Pasar Turi. Peresmian Pasar Wage menambah daftar hari pasaran Jawa di Turi yang sebelumnya hanya beroperasi 2 kali dalam sepekan, yakni pada hari Kliwon dan Pahing.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih menyampaikan, peresmian Pasar Wage merupakan hasil inisiatif untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana Pasar Turi yang telah direvitalisasi pada 2018 lalu.

"Ini khususnya untuk pedagang Pasar Turi, sekarang tambah beroperasi menjadi 3 hari. Sehingga diharapkan, nanti perekonomian khususnya di sekitar Pasar Turi ini bisa lebih menggeliat," ujar Mae.

Baca Juga: DIPA dan TKD 2023: Prioritaskan untuk Antisipasi Peningkatan Resiko Global

Mae Rusmi menambahkan, kini Pasar Turi telah bermitra dengan lembaga keuangan yang sah. Dengan adanya kerjasama tersebut, diharapkan tidak ada lagi transaksi ilegal di Pasar Turi, terutama dalam pembayaran retribusi. Sehingga, pada kesempatan tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman sekaligus mendeklarasikan Pasar BERES atau Pasar Bebas Kredit Ilegal Menuju Sejahtera.

"Harapannya, pasar Turi ini bisa menjadi percontohan kedua sebelum seluruh pasar di Sleman menjadi pasar BERES," jelas Mae.

Sebagai bentuk dukungan, Bupati Sleman pada kesempatan itu sekaligus meluncurkan sistem digitalisasi di Pasar Turi. Bekerjasama dengan Bank BRI, Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan respons positif terhadap upaya penggunaan QRIS sebagai alat transaksi di Pasar Turi.

Baca Juga: Desa Wisata Mlangi Padukan Potensi Alam dan Budaya

Pimpinan BRI Cabang Sleman, Yuda Kencana Saputra yang hadir pada saat itu menyampaikan, BRI tengah mengupayakan seluruh pedagang Pasar Turi memiliki QRIS agar bisa menerima transaksi secara non tunai.

"Di Pasar Turi ini kurang lebih baru 34 pedagang yang menyediakan layanan QRIS. Saat ini kami mencanangkan agar seluruh pedagang di Pasar Turi memiliki QRIS. Benefitnya, nanti pedagang tidak perlu jauh-jauh setor ke bank, nanti otomatis masuk ke rekening bapak ibu," terang Yuda.

Halaman:

Editor: Affan Safani Adham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Haruskah Pemerintah Merevisi PP 109 Tahun 2012?

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:47 WIB

Resmikan Bank Sleman Syariah, Begini Harapan Kustini

Kamis, 12 Januari 2023 | 08:33 WIB
X