• Jumat, 28 Januari 2022

Program Migor 14 Ribu, Mendag: Langkah Konkret Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

- Kamis, 13 Januari 2022 | 10:56 WIB
Launching Program Migor 14 Ribu dan BUMN Holding Pangan "ID Food" di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu 12 Januari 2022  (dok.Kemendag)
Launching Program Migor 14 Ribu dan BUMN Holding Pangan "ID Food" di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu 12 Januari 2022 (dok.Kemendag)

POJOKMALIOBORO.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, Pemerintah melakukan langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau, sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga.

Penegasan ini dikemukakan pada saat menghadiri peluncuran "Program Migor 14 Ribu" dan "Holding BUMN Pangan ID Food" yang diluncurkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu 12 Januari 2022.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury dan Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi.

Baca Juga: Fraksi di DPR Perlu Dihapus, Fahri: DPR Dikendalikan Orang-orang Dibalik Layar

"Sesuai mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga bapok, program 'Migor 14 Ribu' diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terhadap minyak goreng, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu," ungkap Mendag Lutfi.

Lutfi menjelaskan, adanya program 'Migor 14 Ribu' ini diharapkan dapat terus mempertahankan penerimaan devisa kelapa sawit yang harganya sangat baik di pasar internasional. Selain itu, juga dapat menjaga keterjangkauan serta ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat.

"Kami saat ini sedang melakukan intervensi dengan menggunakan mekanisme Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), yaitu menyiapkan 1,2 miliar liter untuk enam bulan pertama 2022. Saya jamin harga minyak goreng akan berada di Rp 14.000 per liter," katanya.

Baca Juga: Baliho Raksasa Setinggi 22 Meter di Sleman Ambruk, Akibat Angin Kencang

Lutfi menambahkan, pada tahun 2022, tren permintaan bapok (bahan pokok) akan lebih besar daripada pasokan. Saat ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mengatur logistik di 2022.

Sehingga, Holding BUMN Pangan 'ID Food' yang juga diluncurkan diharapkan dapat turut mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan bahan pokok.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pinjaman Online Resmi OJK Terus Berkurang, Ada Apa?

Kamis, 18 November 2021 | 08:02 WIB
X