Jumlah Pinjol Resmi OJK Terus Berkurang, Kok Bisa?

- Jumat, 18 Februari 2022 | 21:38 WIB
Ilustrasi Pinjaman Online (Pinjol) (Jurnal Sumsel - Pikiran Rakyat)
Ilustrasi Pinjaman Online (Pinjol) (Jurnal Sumsel - Pikiran Rakyat)

POJOKMALIOBORO.com - Per Oktober 2021 jumlah penyelenggara pinjaman online (pinjol) berizin dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencapai 104 platform. Seiring waktu, jumlahnya semakin menurun sejak awal Januari tahun lalu.

Menilik kembali pada tahun 2017, jumlah penyelenggara pinjol meningkat tajam. Mulanya, hanya 29 pinjol naik menjadi 88 layanan. Hingga bulan Oktober 2020, mencapai 164 penyelenggara.

Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B OJK, Bambang Budiawan mengatakan, pada awal tahun 2020 dilakukan moratorium dan menghentikan pendaftaran karena terjadi tantangan industri.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Resmi Teken UU IKN, Siapa yang Akan Menjadi Kepala Otorita IKN?

"Regulator mengambil kebijakan melakukan moratorium. Stop perizinan," tuturnya, Jumat 18 Februari 2022.

Dengan begitu, OJK memiliki waktu untuk menghadirkan institusi yang bereputasi baik. Mulai dari model bisnis yang adaptif hingga risk management terukur.

Pengawasan regulasi terkait hal ini juga sedang terus diperbaiki dan dalam waktu dekat akan selesai.

Baca Juga: Partai Gelora: Ada Dugaan Polri Lakukan Pelanggaran HAM di Desa Wadas

"Jadi infrastrukturnya diperbaiki, pengawasan diperbaiki, regulasi diperbaiki," terangnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, penyaluran pinjaman hingga September 2021 mencapai Rp 107,03 triliun atau naik 126,75%.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hadapi Perekonomian Tahun 2023, Begini Kata Menkeu

Rabu, 18 Januari 2023 | 07:40 WIB

Soda Pos Hadir Membantu UMKM Naik Kelas

Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:27 WIB
X