Menteri Koperasi dan UKM Kunjungi Anggota Koperasi Pemasaran Formekers Kriya Utama

- Jumat, 20 Mei 2022 | 12:04 WIB
Menteri Koperasi dan UKM kunjungi anggota koperasi pemasaran Formekers Kriya Utama (Ibrahim Umar/PojokMalioboro.com)
Menteri Koperasi dan UKM kunjungi anggota koperasi pemasaran Formekers Kriya Utama (Ibrahim Umar/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, Kamis 19 Mei 2022 siang mengunjungi salah satu UKM anggota koperasi pemasaran Formekers Kriya Utama, CV Palemcraft, di dusun Ngaglik, kelurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul.

Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Tri Saktiyana, Kadis Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih turut serta mendampingi Menteri Koperasi dan UKM dalam kunjungan tersebut. Selain melihat langsung workshop kerajinan home decor CV Palemcraft, Teten Masduki beserta rombongan juga menyempatkan waktu nya mengadakan dialog interaktif bersama dengan Pengurus Koperasi Pemasaran Formekers Kriya Utama yang anggotanya adalah para pelaku usaha ekspor mebel kerajinan dan seni terkait dengan Rantai Pasok Pasar Ekspor.

Deddy Effendi owner CV. Palemcraft mengatakan bahwa ada keterbatasan dalam mencari sumber bahan baku atau rantai pasoknya yang berasal dari alam sebagai bahan untuk membuat kerajinan home decoration.

Baca Juga: Partai Gelora Sudah Terima Tiga Berkas Verifikasi Parpol dari Berbagai Daerah

“Saya harus bekerjasama dengan para petani di seluruh Indonesia sehingga saya mencoba mencari alternatif lewat koperasi untuk bisa mengembangkan potensi yang ada di daerah lain, karena di daerah lain itukan bisa dibilang bahan baku banyak tapi kreatifitas kurang, nah kedepan bisa dibilang kreatifitas itu milik orang Yogya, orang Yogya sangat ahli cuma keterbatasan bahan baku yang tidak ada," ungkapnya.

Sementara itu Alex Kurniawan selaku Ketua Koperasi Pemasaran Formekers Kriya Utama menyampaikan bahwa koperasinya ada 2 unit usaha yaitu bisnis pemasaran dan unit kreatif.

”Saat ini saya mendengar bahwa ada rencana Bantul akan mendaftarkan diri sebagai salah satu kota kreatif di UNESCO, maka kami dari koperasi siap untuk menjalin berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjalankan industri kreatif," katanya.

Baca Juga: Dihadapan Wartawan, Heroe Poerwadi Mengaku Akan Maju Pilwalkot 2024

"Dalam bisnis kita, kita berencana membuat suatu grup kreatif yang akan menciptakan desain dan desain itu akan kita HKI kan kemudian kita persilahkan kepada anggota untuk menggunakan desain tersebut dengan membayarkan fee atau royalti kepada koperasi, harapan kita nanti ukm ukm kecil ini akan mempunyai desain yang berkelas dan berkualitas ekspor," tambahnya.

Dalam kesempatan dialog interaktif itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran dan perhatian Menteri Koperasi dan UKM terhadap industri kreatif di kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Bantul di tahun 2017 ditetapkan oleh BeKraft Badan Ekonomi Kreatif Nasional sebagai kabupaten Kriya terkuat di Indonesia ada di Bantul, karenanya kami semakin optimis setelah melihat banyak di Kabupaten Bantul ini industri kreatif-industri kreatif yang digerakkan anak-anak muda tumbuh subur sehingga memungkinkan kita membuat semacam cluister-cluster industri kreatif yang nanti akan mengkolaborasikan banyak sumber daya," katanya.

Baca Juga: Bukhori Dorong Pemerintah Indonesia Desak Singapura Cabut Tuduhan Ekstremisme terhadap UAS

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apa Itu StableCoin? Yuk Simak Penjelasannya...

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:54 WIB

Hadapi Perekonomian Tahun 2023, Begini Kata Menkeu

Rabu, 18 Januari 2023 | 07:40 WIB

Soda Pos Hadir Membantu UMKM Naik Kelas

Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:27 WIB
X