Aturan Baru OJK: Debt Collector Lakukan Pengancaman dan Kekerasan Fisik Bisa Masuk Delik Pidana Umum

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:03 WIB
Ilustrasi penagihan hutang (Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels)
Ilustrasi penagihan hutang (Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels)

Lebih lanjut, Sarjito memprediksi ketika POJK ini disosialisasikan jumlah aduan bisa jadi meningkat. Hal ini dapat terjadi. Tandanya masyarakat mulai paham ketika hak dan kewajibannya dilanggar.

Baca Juga: Partai Gelora Sudah Terima Tiga Berkas Verifikasi Parpol dari Berbagai Daerah

"Kami tidak bisa memastikan (laporan konsumen) melandai atau tidak. Namun, bisa jadi aduan meningkat karena masyarakat sudah paham ketika hak dan kewajibannya dilanggar," tandasnya.

Untuk itu, Sarjito berpesan kepada masyarakat agar selalu dapat bersikap rasional ketika mendapatkan penawaran produk jasa keuangan.

"Kalau tidak jelas bisa tanya ke OJK, kami sediakan berbagai macam kanal dari mulai telepon, Whatsapp untuk rekonfirmasi saja," pungkasnya. *

Baca Juga: Dihadapan Wartawan, Heroe Poerwadi Mengaku Akan Maju Pilwalkot 2024

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari PojokMalioboro.com. Mari bergabung di Grup Telegram "News Room PojokMalioboro.com", caranya klik link https://t.me/newsroom_pojokmalioboro, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apa Itu StableCoin? Yuk Simak Penjelasannya...

Jumat, 3 Februari 2023 | 10:54 WIB

Hadapi Perekonomian Tahun 2023, Begini Kata Menkeu

Rabu, 18 Januari 2023 | 07:40 WIB

Soda Pos Hadir Membantu UMKM Naik Kelas

Sabtu, 10 Desember 2022 | 09:27 WIB
X