• Jumat, 9 Desember 2022

Kondisi Sosial Ekonomi Meningkat, 50 KPM PKH Kota Yogyakarta Dinyatakan Lulus

- Selasa, 22 November 2022 | 09:51 WIB
Kegiatan Workshop PKH Graduasi yang digelar oleh Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta  (dok.Humas Pemkot Yogyakarta/PojokMalioboro.com)
Kegiatan Workshop PKH Graduasi yang digelar oleh Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta (dok.Humas Pemkot Yogyakarta/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Yogyakarta pada tahun 2022 tercatat ada sejumlah 12.887 KPM. Sebanyak 50 KPM dinyatakan lulus dari program PKH dan mengikuti program PKH Graduasi.

PKH Graduasi pada dasarnya merupakan kondisi dimana kepesertaan KPM PKH berakhir atau dinyatakan lulus karena kondisi sosial ekonomi yang sudah meningkat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) di tahun 2022 telah menyaring 50 KPM PKH untuk mengikuti PKH Graduasi.

Baca Juga: Muhammadiyah Sampaikan Duka Mendalam Atas Musibah Gempa Cianjur

"Ada 50 peserta PKH Graduasi yaitu mereka yang sebelumnya merupakan Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan saat ini kondisi ekonomi sosialnya meningkat, dan sedang menjalankan atau memiliki usaha," ujar Penyuluh Sosial Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Bandoro Budi Nugroho, pada Senin 21 November 2022, saat kegiatan Workshop PKH Graduasi di Lumbung Mataram, Kotagede, Yogyakarta.

Bandoro menyampaikan, dari 50 peserta PKH Graduasi menerima bantuan berupa dana stimulan untuk mengembangkan usahanya masing-masing Rp3 Juta.

"Dana PKH Graduasi stimulan tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Yogyakarta. Di tahun-tahun sebelumnya, PKH Graduasi bersumber dari APBN dan APBD DIY," terangnya.

Baca Juga: Resmikan Sistem Uji Kendaraan Secara Drive Thru, Ini Harapan Bupati Sleman

Selain mendapatkan dana stimulan, Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta juga memberikan pendampingan usaha ekonomi produktif. Pendampingan dilakukan secara intensif sejak dari pengelolaan usaha, fasilitasi permodalan, pemberian bantuan peralatan, hingga fasilitasi pemasaran kepada peserta PKH Graduasi.

"Akan dilakukan pelatihan dan pendampingan, jadi nanti PKH Graduasi tidak hanya bisa memproduksi atau bikin produk saja, tapi juga bisa mengemas produknya dan bisa menemukan konsumennya, laku di pasaran," jelas Bandoro.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 18 Agustus 2022 | 10:36 WIB

Cek, Ini Daftar 102 Pinjol yang Resmi versi OJK

Senin, 27 Juni 2022 | 18:44 WIB

Mojog Fest #1: Bangkitkan UMKM Kabupaten Sleman

Jumat, 24 Juni 2022 | 14:24 WIB
X