• Sabtu, 21 Mei 2022

Edan, Tukang Teror Pinjol Digaji Rp 20 Juta Sebulan dan Dapat Rumah

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:26 WIB
Ilustrasi Pinjaman Online (Pinjol) (Jurnal Sumsel - Pikiran Rakyat)
Ilustrasi Pinjaman Online (Pinjol) (Jurnal Sumsel - Pikiran Rakyat)

JAKARTA, pojokmalioboro.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menangkap tujuh orang tersangka jaringan penyelenggara financial technology peer to peer lending (fintech P2P lending), atau biasa dikenal pinjaman online (pinjol) ilegal.

Mereka bertugas sebagai pihak penyebar SMS ancaman dan penistaan ke korbannya.

Dir Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Helmy Santika mengungkapkan, tujuh tersangka yang menebar teror ke korban pinjol tersebut mendapatkan gaji sebesar Rp15-20 juta per bulannya.

Baca Juga: Kartu ATM Jenis Ini Akan Segera Diblokir

Bahkan, mereka juga mendapatkan tempat tinggal dan akomodasi sehari-hari di luar gaji.

"Gajinya antara Rp15-20 juta per bulan. Untuk tempat tinggal akomodasi disiapkan pendana tadi," kata Helmy, dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/10/2021).

Helmy mengatakan, pendana yang dimaksud adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) berinisial ZJ yang sedang diburu oleh polisi. Namun, asal WNA itu masih dirahasiakan oleh polisi.

Baca Juga: Gempa dengan Magnitudo 4,8 Guncang Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

Dia menambahkan, ketujuh tersangka tersebut berbeda-beda terkait dengan lama kerjanya sebagai Desk Collection (DC) tersebut.

"Ada yang sudah 3 bulan, 6 bulan variatif, ada yang setahun malahan," tutur Helmy.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Ciri Penipuan Online yang Harus Anda Tahu

Senin, 10 Januari 2022 | 08:05 WIB

Sepanjang Tahun 2021, Kasus Klitih di Yogyakarta Naik

Kamis, 30 Desember 2021 | 10:18 WIB

Dokter PSS Sleman, Elwizan Aminuddin Diduga Gadungan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 15:09 WIB
X