• Kamis, 8 Desember 2022

Pakar UGM: Varian Mu Tidak Seganas Varian Delta

- Kamis, 9 September 2021 | 11:27 WIB
Ilustrasi virus Corona. setelah varian delta, kini muncul lagi varian Mu./Pixabay
Ilustrasi virus Corona. setelah varian delta, kini muncul lagi varian Mu./Pixabay

YOGYAKARTA, pojokmalioboro.com - Ketua Pokja Genetik FKKMK UGM, dr. Gunadi, Sp.BA., Ph.D., mengatakan varian Mu atau B1621 sebagai penyebab Covid-19 tidak lebih ganas dengan varian delta karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyebutkan varian Mu sebagai kategori variant of Interest (VoI) atau yang perlu mendapat perhatian.

Dibandingkan dengan varian Delta yang masuk kategori Variant of Concern (VoC) atau yang perlu diwaspadai.

Meskipun varian baru ini belum terdeteksi di Indonesia, menurutnya perlu diantisipasi karena varian Mu diketahui menyebabkan penurunan kadar antibodi baik karena infeksi ataupun vaksinasi.

Baca Juga: Waspadai Cuaca Ekstrem di 22 Wilayah Hari Ini

"Hasil riset awal menunjukkan varian Mu menyebabkan penurunan kadar antibodi netralisasi baik karena infeksi alamiah maupun vaksinasi, serupa dengan varian Beta. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut," kata Gunadi, belum lama ini.

Gunadi menyebutkan, hingga saat ini varian baru virus corona penyebab Covid-19 yakni B.1.621 atau varian Mu ini belum terdeteksi di Indonesia.

Namun perlu pengetataan pintu masuk ke Indonesia agar tidak sampai menyebar luas seperti varian delta sebelumnya. Terkait tingkat keganasannya Gunadi berkeyakinan varian ini tidak seganas varian Delta.

Baca Juga: Selisih Anggaran PEN hingga Rp 147 T, Hafisz: Sangat Memprihatinkan

"Karena Delta kategori VoC levelnya tentunya di atas Mu yang kategori VoI," paparnya.

Menurutnya, virus Covid-19 terus bermutasi dengan memunculkan varian-varian baru yang memiliki tingkat keganasan dan keparahan yang berbeda apabila terinfeksi. 

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswi AFIYO Edukasi Dagusibu Obat Sediaan Cair

Senin, 5 Desember 2022 | 12:01 WIB
X