• Selasa, 27 September 2022

BPOM Menerbitkan Izin Penggunaan Darurat Lima Vaksin sebagai Booster

- Selasa, 11 Januari 2022 | 11:51 WIB
Konferensi pers Vaksinasi Covid-19 dosis Booster atau Lanjutan  (Tangkapan layar YouTube Badan POM RI)
Konferensi pers Vaksinasi Covid-19 dosis Booster atau Lanjutan (Tangkapan layar YouTube Badan POM RI)

POJOKMALIOBORO.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk lima produk vaksin Covid-19 yang digunakan sebagai vaksin dosis lanjutan atau booster.

"Pada hari ini kami melaporkan ada lima vaksin yang telah mendapatkan emergency use authorization, tentunya sebelum mendapatkan emergency use authorization dari BPOM telah melalui proses evaluasi bersama para tim ahli Komite Nasional Penilai Vaksin (Covid-19) dan telah mendapatkan rekomendasi memenuhi persyaratan yang ada," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, dalam keterangan persnya, Senin 10 Januari 2022, di Jakarta

Adapun kelima vaksin Covid-19 yang telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM untuk digunakan sebagai vaksin booster adalah vaksin CoronaVac produksi PT Bio Farma, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna dan vaksin Zifivax.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Pandemi Tak Hentikan Upaya Peningkatan Taraf Hidup Rakyat

Penny mengatakan, masih terdapat beberapa vaksin yang tengah diuji klinik untuk memperoleh EUA sebagai vaksin dosis lanjutan.

"Ada juga beberapa yang sedang uji klinik vaksin booster yang masih berlangsung dan dalam waktu beberapa hari ini akan juga bisa kita putuskan emergency use authorization-nya," katanya.

Penny menerangkan, vaksin booster dapat diberikan kepada kelompok masyarakat dengan kriteria usia 18 tahun ke atas dan diberikan minimal enam bulan dari vaksin primer dosis lengkap.

Baca Juga: Kembali Nasabah Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama Tagih Uang Simpanan

Ia menambahkan, vaksin CoronaVac produksi PT Biofarma adalah untuk booster homolog dengan dosis sebanyak satu dosis.

"Hasil uji imunogenisitas menunjukkan peningkatan titer antibodi netralisasi hingga 21-35 kali setelah 28 hari pemberian vaksin booster ini pada subjek dewasa," terangnya.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kenali Definisi Kasus Hepatitis sesuai WHO

Jumat, 20 Mei 2022 | 19:24 WIB

Cara Mencegah Hepatitis Akut, Begini Kata Menkes

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:00 WIB
X