• Jumat, 9 Desember 2022

Kasus Covid-19 di Luar Jawa Bali Meningkat, Airlangga: Segera Perketat Prokes

- Selasa, 1 Februari 2022 | 06:50 WIB
Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas Evaluasi PPKM secara virtual, Senin 31 Januari 2022  (dok.Humas Setkab)
Presiden Jokowi memimpin Rapat Terbatas Evaluasi PPKM secara virtual, Senin 31 Januari 2022 (dok.Humas Setkab)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya, usai Rapat Terbatas Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin 31 Januari 2022, menyampaikan kasus harian di luar Jawa-Bali sudah meningkat ke 499 kasus.

"Kasus di luar Jawa-Bali terlihat bahwa kasus harian memang sudah meningkat ke 499, dengan transmisi lokal sebanyak 496, dan kasus berdasarkan PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) sekitar 3 orang, serta tingkat kematiannya per tanggal 30 Januari adalah 2 orang," ujar Airlangga melalui konferensi video.

Airlangga menyampaikan, per 30 Januari kasus aktif di luar Jawa-Bali adalah 3.326 dari 61.713 kasus aktif nasional atau 5,4 persen.

Baca Juga: Cek 20 Link Gratis Twibbon Tahun Baru Imlek 2022

"Kita juga harus waspada karena kita lihat dari kasus reproduksi efektif (Rt) Covid-19 itu di Sumatera naik menjadi 1,02; di Kalimantan menjadi 1,01; Maluku 1,08; Provinsi Papua 1,05; Nusa Tenggara 1,03 dan Sulawesi 1," terangnya.

Ia menuturkan, dilihat dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), beberapa provinsi seperti Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Jayapura kasus Omicron-nya sudah masuk dari transmisi lokal.

"Namun kalau kita ketahui bahwa dari tingkat bed occupancy rate (BOR) di luar Jawa-Bali ini BOR-nya 7 persen, sedangkan secara nasional itu adalah 13,89 persen. Dan kalau untuk Sumut masih 5 persen, Kaltim 2 persen, Sulut 1 persen, Sulsel 1 persen, di Papua adalah tingkatnya 2 persen," terangnya.

Baca Juga: Simak 20 Ucapan Imlek 2022 dalam Bahasa Inggris dengan Terjemahannya, Singkat dan Sarat Makna

Airlangga menambahkan, akan memperpanjang PPKM pada 1-14 Februari 2022.

"Kalau kita lihat ke depan di luar Jawa-Bali akan ada perpanjangan, yaitu tanggal 1-14 Februari berdasarkan level asesmen pandemi, baik itu terkait dengan transmisi komunitas atau tingkat penularan kasusnya, tingkat kematian, dan juga rawat inap, dan juga responsnya terkait dengan testing, tracing, dan treatment," katanya.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahasiswi AFIYO Edukasi Dagusibu Obat Sediaan Cair

Senin, 5 Desember 2022 | 12:01 WIB
X