• Rabu, 27 September 2023

Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman KLB Campak

- Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:18 WIB
Ilustrasi Campak pada anak (Ist)
Ilustrasi Campak pada anak (Ist)

POJOKMALIOBORO.com - Dua wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyandang status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak, dua wilayah tersebut adalah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY Setyarini Hestun Lestari menyampaikan, kasus campak di DIY, terutama di dua wilayah tersebut tercatat cukup banyak.

"KLB Campak di Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta," kata Setyarini, Kamis 19 Januari 2023 sore.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Virus Lumpy Skin Disease, Pemkab Sleman Luncurkan Vaksinasi LSD bagi Hewan Ternak

Ia menyebut, jumlah kasus Campak di DIY tercatat 48 orang. Selain campak, di Kabupaten Sleman juga berstatus KLB Rubella. Cakupan vaksinasi MR di DIY pada 2022, 97,72%, sedangkan cakupan booster MR mencapai 94,87%.

Setyarini menjelaskan, penyebab banyaknya kasus campak di DIY harus ditelusuri lebih dalam. Pasalnya, penyakit campak adalah penyakit menular dan bisa dipengaruhi oleh pergerakan orang.

"Mungkin tertular saat berkunjung keluar kota atau karena Jogja merupakan daerah wisata, kita kedatangan wisatawan yang membawa campak," ungkapnya.

Baca Juga: Koalisi Bersama Nasdem dan Demokrat, PKS Optimis

Pihaknya pun mengoptimalkan imunisasi dasar pada anak secara maksimal. Dengan imunisasi lengkap, daya tahan tubuh dan kekebalan terhadap penyakit akan baik, termasuk terhadap penyakit campak.

"Kami melakukan investigasi dan evaluasi terhadap KLB yang ada," katanya.

Setyarini mengakui, banyak program kesehatan menurun selama pandemi, termasuk vaksinasi campak, karena fokus pada penanganan covid-19. Di sisi lain, masyarakat juga takut ketika keluar rumah pada saat itu.

Baca Juga: DPRD: Pemda DIY Mesti Fokus Pada Pemenuhan Kalori Makanan Warga Miskin

"Vaksinasi memang menurun, tetapi tidak drastis, masih di atas 90an persen," tukasnya.

Ia menyebut, kasus campak banyak terjadi pada anak-anak usia sekolah. Jika anak mengalami demam, panas, ruam di tubuh, anak-anak tersebut diharapkan segera datang ke fasilitas layanan kesehatan agar bisa diobati dan dilakukan penyelidikan epidemiologi. *

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari PojokMalioboro.com. Mari bergabung di Grup Telegram "News Room PojokMalioboro.com", caranya klik link https://t.me/newsroom_pojokmalioboro, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pakar UGM Beberkan 4 Tipe Antraks pada Manusia

Sabtu, 8 Juli 2023 | 16:32 WIB

Perut Bunyi ketika Lapar, Ini Penyebabnya

Sabtu, 8 Juli 2023 | 15:59 WIB
X