Tekan Angka Stunting, Wabup Sleman Dorong TPPS Lakukan Ini

- Rabu, 25 Januari 2023 | 06:18 WIB
Wabup Sleman Danang Maharsa saat memberikan arahan di Rakor TPPS Kapanewon Pakem (dok.Humas Pemkab Sleman/PojokMalioboro.com)
Wabup Sleman Danang Maharsa saat memberikan arahan di Rakor TPPS Kapanewon Pakem (dok.Humas Pemkab Sleman/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Wakil Bupati (Wabup) Sleman sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sleman, Danang Maharsa menghadiri rapat koordinasi TPPS Kapanewon Pakem yang diselenggarakan di Aula Kantor Kalurahan Purwobinangun, Selasa 24 Januari 2023. 

Rakor yang dihadiri oleh sejumlah pejabat kapanewon dan kalurahan ini, diselenggarakan dalam rangka monitoring dan evaluasi percepatan penurunan stunting di wilayah Kapanewon Pakem.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam arahannya menyampaikan, permasalahan stunting masih menjadi salah satu prioritas Pemerintah baik daerah maupun pusat. Danang menyebut dalam setiap rakor yang bersifat nasional, terdapat dua permasalahan yang masih menjadi perhatian yakni stunting dan kemiskinan.

Baca Juga: Drama Korea Crash Course in Romance, Kisahkan Percintaan Pemilik Toko Lauk dengan Guru Bintang

"Stunting dan kemiskinan menjadi dua permasalahan yang menjadi perhatian pusat. Bahkan ditekankan oleh Presiden RI Jokowi dalam rapat Forkopimda seluruh Indonesia, untuk segera menyelesaikan masalah stunting dan kemiskinan di daerah masing-masing," ujarnya.

Danang menjelaskan, bahwa secara data, kondisi stunting di Kabupaten Sleman mengalami penurunan. Pada tahun 2022 angka stunting di Kabupaten Sleman sudah menurun hingga di angka 6,88% dari 6,92% di tahun 2021. Namun demikian, menurutnya upaya-upaya percepatan stunting masih perlu ditingkatkan.

Danang menilai beberapa wilayah memiliki penyebab yang berbeda sehingga terdapat kasus stunting di suatu wilayah. Adanya perbedaan faktor penyebab stunting di suatu wilayah ini menurutnya akan menentukan kebijakan atau program yang akan diimplementasikan dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sleman.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Akan Fungsikan Rusunawa Tower I Bener

"Mungkin terdapat perbedaan faktor penyebab timbulnya stunting di beberapa wilayah. Maka dari itu TPPS Kabupaten Sleman yang melibatkan beberapa instansi, akan melakukan monitoring secara langsung untuk melakukan diskusi, mendengarkan, mengumpulkan data, sehingga akan diketahui kondisi riil, khususnya di wilayah dengan angka stunting yang masih tinggi," jelasnya. *

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari PojokMalioboro.com. Mari bergabung di Grup Telegram "News Room PojokMalioboro.com", caranya klik link https://t.me/newsroom_pojokmalioboro, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Halaman:

Editor: Affan Safani Adham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Simak Ketentuan Vaksinasi Booster Ke-2 dari Kemenkes

Kamis, 26 Januari 2023 | 12:05 WIB

Waspada, Campak jadi Komplikasi Sebabkan Kematian

Kamis, 26 Januari 2023 | 11:55 WIB

Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman KLB Campak

Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:18 WIB

Mahasiswi AFIYO Edukasi Dagusibu Obat Sediaan Cair

Senin, 5 Desember 2022 | 12:01 WIB
X