Hijrah, Kesungguhan Melaksanakan Satu Kebaikan

- Senin, 4 Oktober 2021 | 19:04 WIB
Pengajian bersama Yayasan Ashabul Kahfi Sydney dengan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales dan Pengurus NU Cabang Istimewa Australia. (Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales )
Pengajian bersama Yayasan Ashabul Kahfi Sydney dengan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales dan Pengurus NU Cabang Istimewa Australia. (Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales )

AUSTRALIA, pojokmalioboro.com - Iman pada diri seseorang bisa keluar ketika seseorang melakukan maksiat, korupsi dan sebagainya. Pada saat itu, imannya telah keluar dari dirinya, meskipun dia itu mengaku sebagai seorang muslim.

Cendekiawan muslim, Prof Dr H Arifuddin Ahmad, MAg, yang juga guru besar dalam bidang hadits Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, juga menyinggung soal hijrah, yang dapat dimaknai dengan meninggalkan segala perbuatan yang dilarang dalam agama.

"Tidak hanya simbolis saja, tapi dalam arti yang sesungguhnya," kata Arifuddin Ahmad, yang mencontohkan jangan terlalu mudah meminjam secara online karena potensinya sangat dekat dengan perbuatan riba.

Baca Juga: PWNU Jatim Bangun Menara 17, Sekjen: NU Bantu Kemenag Bina Umat

"Bukan hanya karena sistemnya, tapi peraturan yang lemah dalam pengawasannya. Oleh karena itu setiap muslim sebaiknya meninggalkan perbuatan seperti ini," kata Arifuddin Ahmad dalam silaturahmi dan pengajian bersama Yayasan Ashabul Kahfi Sydney dengan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah New South Wales dan Pengurus NU Cabang Istimewa Australia, Senin (4/10/2021).

Terkait dengan jihad, dikatakannya bahwa hal itu adalah kesungguhan melaksanakan satu kebaikan yang sesuai dengan syariat.

"Jihad tidak hanya memikul senjata ke medan perang, misalnya jika terdapat aturan dalam konstitusi memungkinkan terjadinya pelanggaran, maka umat Islam perlu mengadakan perubahan ke arah lebih baik," paparnya di depan 60 jamaah warga Indonesia yang saat ini bermukim di Australia untuk menuntut ilmu dan bekerja.

Baca Juga: Jadi Inspirasi dan Teman Diskusi, Anis Matta: Gagasan Besar Partai Gelora Dilahirkan Bersama Kopi

Selain itu, lanjutnya, berusaha untuk meningkatkan derajat kesejahteraan dan mengentaskan kebodohan adalah jihad.

Editor: Affan Safani Adham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jumat Bijak: Jangan Pandang Remeh Hal yang Kecil

Jumat, 18 Februari 2022 | 13:14 WIB

Bersedekahlah Sebelum Kematian Tiba

Senin, 3 Januari 2022 | 09:24 WIB

Gemar Menanam Menurut Islam, Bernilai Sedekah

Jumat, 24 Desember 2021 | 11:13 WIB

Hijrah, Kesungguhan Melaksanakan Satu Kebaikan

Senin, 4 Oktober 2021 | 19:04 WIB

Doa Orang Tua agar Anak Menjadi Saleh dan Salehah

Sabtu, 25 September 2021 | 07:48 WIB

Tiga Hak Sesama Muslim yang Harus Ditunaikan

Kamis, 23 September 2021 | 07:16 WIB

Asmaul Husna, Keutamaan dan Tata Cara Berdoa

Selasa, 21 September 2021 | 13:29 WIB

Proses Autophagi dan Autolisis dalam Puasa

Selasa, 21 September 2021 | 08:24 WIB

Mendengarkan Musik, Haramkah?

Senin, 20 September 2021 | 14:30 WIB

Niat dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh

Senin, 20 September 2021 | 14:11 WIB

Mencari Nafkah Keluarga, Menuai Pahala

Rabu, 15 September 2021 | 16:34 WIB
X