• Kamis, 6 Oktober 2022

Keprihatinan Anak Kost ketika Harga Mi Instan Terancam Naik 3 Kali Lipat

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 08:31 WIB
Ilustrasi mie instan (Pixabay/Licht-aus/PojokMalioboro.com)
Ilustrasi mie instan (Pixabay/Licht-aus/PojokMalioboro.com)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyebut harga mi instan bakal naik tiga kali lipat imbas perang Rusia-Ukraina.

Hal ini karena perang antara kedua negara tersebut membuat ratusan ton gandum tertahan. Alhasil, pasokan gandum ke sejumlah negara termasuk Indonesia berkurang, sehingga harganya jadi naik.

"Belum selesai dengan climate change, kita dihadapkan perang Ukraina-Rusia, di mana ada 180 juta ton gandum tidak bisa keluar, jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3 kali lipat," katanya dalam webinar Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Senin, 9 Agustus 2022.

Baca Juga: Sri Sultan HB X dan KGPAA Paku Alam X Resmi Ditetapkan Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 2022-2027

Syahrul mengatakan, stok gandum Indonesia masih tergantung pada impor. Karena, gangguan pasok ini sangat berpengaruh pada kebutuhan dalam negeri.

"Saya bicara ekstrem saja, ada gandum tapi harganya mahal banget. Sementara kita impor terus," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyampaikan terkait kenaikan harga gandum akibat invasi Rusia ke Ukraina akan berdampak pada harga pangan seperti roti dan mi di Indonesia. Sebab, Indonesia masih bergantung pada gandum dari dua negara tersebut.

Baca Juga: Dampak Kebijakan Kenaikan Cukai Hasil Tembakau dan Revisi PP No 109 Tahun 2012

"Ini hati-hati yang suka makan roti yang suka makan mi, harganya bisa naik. Karena apa? ada perang di Ukraina. Kenapa perang di Ukraina mempengaruhi harga gandum? Karena produksi gandum 34 persen berada di negara itu. Rusia, Ukraina, Belarusia semua ada di situ. Di Ukraina saja ada stok gandum," papar Jokowi.

Ia pun menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Ukraina. Di sana ia menanyakan langsung kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy soal stok gandum.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X