• Sabtu, 21 Mei 2022

Antisipasi Kelangkaan, Komisi IV Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:34 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan (Foto: dok.DPR RI)
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan (Foto: dok.DPR RI)

JAKARTA, pojokmalioboro.com - Kelangkaan stok pupuk subsidi jelang masa tanam selama musim hujan akhir tahun membuat petani di sejumlah daerah kewalahan, karena petani kesulitan dalam bercocok tanam. Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong agar petani menggunakan pupuk organik.

“Perlu dimulai dikembangkannya pemberdayaan penggunaan segala jenis pupuk organik, sehingga ada kemandirian pupuk serta efek lain dalam mengembangkan energi terbarukan,” kata Daniel dalam keterangan persnya, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya, harus ada kepastian dalam pengelolaan dan distribusi pupuk, khususnya yang akan disubsidi kepada masyarakat.

Baca Juga: Heboh Postingan Wanda Hamidah, Teman Artis Ikut Bicara soal Asuransi

Apalagi, kata Daniel, sejumlah kelompok tani melaporkan adanya kenaikan harga pupuk subsidi yang relatif tinggi akibat kelangkaan pupuk subsidi.

“Masalah kelangkaan pupuk ini sudah menjadi persoalan klasik. Mulai dari sistem perencanaan dan pengawasan yang tidak optimal sampai minimnya realisasi alokasi kebutuhan subsidi pupuk ke petani,” tuturnya.

Daniel menyoroti produksi pupuk subsidi yang baru bisa mencukupi sekitar 50 persen dari kebutuhan petani. Oleh karena itu dibutuhkan upaya lain untuk menggenjot hasil pertanian.

Baca Juga: Hari Ini, Covid-19 di DIY Bertambah 33 Kasus

“Termasuk dengan menggunakan pupuk organik ini. Selain untuk mengurangi ketergantungan pupuk anorganik, pemakaian pupuk organik bisa menjadi langkah pemakaian tanah yang berkelanjutan,” jelas Daniel.

Dinas pertanian diminta untuk memberi pendampingan agar petani bisa belajar memproduksi pupuk organik. Dengan begitu, kata Daniel, petani bisa membuat pupuk organik sesuai dengan standar-standar yang ditentukan.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Aturan Menteri ESDM Mengenai PLTS Atap

Minggu, 23 Januari 2022 | 07:56 WIB
X