• Kamis, 6 Oktober 2022

Aktivitas Tambang dan Objek Wisata di Kawasan Merapi Ditutup

- Kamis, 10 Maret 2022 | 19:05 WIB
Aktivitas Tambang dan Objek Wisata di Kawasan Merapi Ditutup (dok.Humas Pemkab Sleman)
Aktivitas Tambang dan Objek Wisata di Kawasan Merapi Ditutup (dok.Humas Pemkab Sleman)

POJOKMALIOBORO.com - Kabupaten Sleman melakukan langkah antisipasi dengan sejumlah kebijakan pasca erupsi Gunung Merapi Rabu dini hari, 9 Maret 2022. Kebijakan itu berupa penutupan aktivitas tambang galian C dan lokasi pariwisata di wilayah KRB (Kawasan Rawan Bahaya) sebagai bentuk antisipasi bahaya bencana.

Wisata yang sudah ditutup yakni Bukit Klangon, Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan. Kebijakan-kebijakan itu diambil setelah Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mendampingi Kapolda DIY berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Cangkringan di balai Kalurahan Kepuharjo, Kapanewon Cangkringan, Kamis 10 Maret 2022.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menyampaikan kondisi terakhir terkait erupsi Merapi sudah aman terkendali. Ia mengatakan sejumlah masyarakat yang tadi malam sempat mengungsi di barak hari ini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baca Juga: Aktivitas Gunung Merapi Terkini, Kamis 10 Maret 2022: Masih Ada Potensi Bahaya Awanpanas Sejauh 5 Kilometer

"Saya berpesan masyarakat tetap waspada dengan memantau perkembangan situasi Merapi, terkhusus masyarakat lansia dan balita jika situasi Merapi saat malam mengkhawatirkan," tuturnya.

Ia pun mengimbau warga yang berusia lansia dan balita untuk mencari tempat aman dengan berada di pengungsian barak terlebih dahulu.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan yang tidak berkepentingan jangan mendekat dan melakukan aktivitas di area KRB III," katanya.

Baca Juga: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 5 Kilometer, 253 Jiwa Mengungsi

"Saya pastikan kesiapsiagaan tim dari BPBD Sleman, SAR, serta para relawan sudah siap siaga untuk mengantisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.

Terpisah, Dinas Pariwisata Sleman mengeluarkan SE Kepala Dinas Pariwisata No.360/248 tentang Peningkatan Aktivitas Gunungapi Merapi. Salah satu poinnya, menutup beberapa destinasi wisata yang berjarak kurang lebih 5 km dari puncak Merapi dan pertimbangan lain terkait mitigasi bencana awan panas Merapi.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kerja Bersama Restorasi Kawasan Pesisir Selatan DIY

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:20 WIB
X