• Kamis, 6 Oktober 2022

Aktivitas Gunung Merapi Sepekan: Terjadi Guguran Lava Sebanyak 34 Kali

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:44 WIB
Aktivitas Gunung Merapi Sepekan: Terjadi Guguran Lava Sebanyak 34 Kali (Instagram @bpptkg)
Aktivitas Gunung Merapi Sepekan: Terjadi Guguran Lava Sebanyak 34 Kali (Instagram @bpptkg)

POJOKMALIOBORO.com - Kondisi Gunung Merapi selama sepekan ini teramati telah terjadi guguran lava sebanyak 34 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 1.800 meter.

Dalam akun instagram @bpptkg disebutkan selama sepekan, terhitung dari tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus 2022, pada kubah barat daya dan kubah tengah tidak teramati adanya pertumbuhan kubah. Berdasarkan analisis foto volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.672.000 m3, dan kubah tengah sebesar 2.796.000 m3.

"Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan," ujar Kepala BPPTKG , Agus Budi Santoso.

Baca Juga: Kisah Prabowo Subianto Terkaget-kaget Terima Uang Pensiun cuma Rp900 Ribu

"Pada minggu ini tidak dilaporkan terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi," tambahnya.

Dari aktivitas Gunung Merapi selama sepekan, lanjut Agus dapat disimpulkan, bahwa aktivitas vulkanik Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.

"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," jelasnya.

Baca Juga: Keinginan Jovan Bisa Bertemu Presiden Jokowi Akhirnya Terkabul

Untuk itu dia meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya, mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi. *

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari PojokMalioboro.com. Mari bergabung di Grup Telegram "News Room PojokMalioboro.com", caranya klik link https://t.me/newsroom_pojokmalioboro, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kerja Bersama Restorasi Kawasan Pesisir Selatan DIY

Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:20 WIB
X