• Jumat, 28 Januari 2022

Sarah Korban Kawin Kontrak, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Pencegahan Kawin Kontrak

- Kamis, 25 November 2021 | 18:23 WIB
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka  (Dok. dpr.go.id)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka (Dok. dpr.go.id)

POJOKMALIOBORO.com - Mencuatnya kembali kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga pembunuhan dalam lingkaran kawin kontrak menuai  perhatian khalayak ramai.

Kasus KDRT hingga terjadinya pembunuhan  atas korban Sarah (21) warga Cianjur, Jawa Barat,  istri siri dari pelaku Abdul Latif seorang warga negara Arab Saudi.

Ia terancam hukuman penjara seumur hidup karena dituduh membunuh istrinya yang dinikahi secara siri selama 1,5 bulan di Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga: Selebgram Hits Jogja Akan Gelar Aksi di Hari AIDS Sedunia

Polisi melaporkan bahwa sebelum dibunuh, Sarah kerapkali mendapatkan penganiayaan hingga penyiraman air keras sampai tubuhnya mengalami luka bakar yang serius.

Polisi mengungkapkan alasan pelaku menganiaya korban karena merasa cemburu dengan pihak lain.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menilai perlu adanya ketegasan dari pemerintah khususnya Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kantor Urusan Agama (KUA) untuk segera melakukan pencegahan kawin kontrak.

Baca Juga: Google Doodle Hari Ini Bawakan Tema Hari Guru Nasional 25 November 2021, Berikut Penjelasan Serta Sejarahnya

“Revitalisasi KUA tidak hanya menyangkut secara fisik namun juga tak kalah pentingnya adalah moralitas. Salah satunya, aspek perlindungan perempuan yang harus diambil perannya oleh Kemenag melalui KUA melalui sosialisasi pencegahan dan penghapusan kawin kontrak" katanya.

"Terlebih, mengingat kawin kontrak merupakan hal yang bukan sakinah, cenderung transaksional dan tidak sesuai kaidah ajaran agama,” tambahnya.
 
Selain itu ia juga mengungkapkan, kawin kontrak merupakan hal yang tergolong tidak terpuji karena cenderung transaksional.

Halaman:

Editor: Latifah Nur Solikhah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron Melonjak, Luhut Minta Perusahaan untuk WFH  

Senin, 17 Januari 2022 | 09:48 WIB

Gus Muhaimin: Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Rabu, 12 Januari 2022 | 08:06 WIB
X