• Jumat, 28 Januari 2022

Pemerintah RI Tak Berlakukan Lockdown Hadapi Varian Omicron, Ini Kata Menteri Luhut

- Senin, 29 November 2021 | 09:23 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Keterangan Pers usai Rapat mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (27/9/2021) sore  (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Keterangan Pers usai Rapat mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (27/9/2021) sore (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

POJOKMALIOBORO.com - Virus Covid-19 varian baru, Omicron atau disebut B 11529 yang diduga berasal dari Afrika Selatan, kini telah menyebar ke-13 negara.

Untuk mencegah menyebarnya virus tersebut ke Indonesia, pemerintah mulai melakukan pengetatan bagi warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang bepergian dari luar negeri.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan alasan pemerintah tidak menerapkan penutupan akses secara penuh keluar masuk orang dari dalam dan luar negeri alias lockdown.

Baca Juga: Cegah Masuknya Omicron, Satgas Penanganan Covid-19 Keluarkan SE Terbaru Protokol Perjalanan Internasional

Menurut dia, lockdown tidak akan serta-merta langsung menyelesaikan masalah.

"Kalau dari pengalaman kita, kami sepakat, kita sudah jauh lebih canggih daripada kejadian yang lalu. Kita mengawasi dengan cermat, saya kira sudah cukup bagus. Jadi kita mencari keseimbangan atau ekuilibriumnya," ucap Koordinator Penanganan PPKM wilayah Jawa-Bali ini dalam konferensi pers virtualnya, Minggu 28 November 2021 malam.

"Karena pengalaman lockdown itu juga tidak menyelesaikan masalah. Kita lihat saja banyak negara melakukan lockdown malah dapat serangan (virus) lebih banyak. Kita yang banyak melakukan pendekatan seperti PPKM itu akan lebih baik," lanjut Luhut.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cinta Senin 29 November 2021: Leo Habiskan Waktu Bersama Kekasih, Taurus Jangan Ragu

Luhut memastikan, hingga saat ini, virus varian terbaru tersebut belum menyebar ke Tanah Air. Disinyalir bahwa virus Omicron bisa menurunkan efikasi vaksinasi virus corona yang disuntikkan kepada seluruh masyarakat secara global.

"Sampai hari ini, belum (ada ditemukan virus varian Omicron) di Indonesia. Ini baru dugaan-dugaan, jadi belum ada berita pasti. Jadi kita harus memegang data-data. Jadi semua keputusan dibuat pemerintah itu berbasis data, bukan berbasis katanya," ujar Luhut.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron Melonjak, Luhut Minta Perusahaan untuk WFH  

Senin, 17 Januari 2022 | 09:48 WIB

Gus Muhaimin: Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Rabu, 12 Januari 2022 | 08:06 WIB
X