• Sabtu, 21 Mei 2022

Cegah Varian Covid-19 'Omicron', Pimpinan DPR Minta Akses WNA Diperketat

- Selasa, 30 November 2021 | 08:37 WIB
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan secara virtual dengan perwakilan Parlemen China Wang Chen, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin 25 Oktober 2021 (Foto: dok.DPR RI)
Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan secara virtual dengan perwakilan Parlemen China Wang Chen, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin 25 Oktober 2021 (Foto: dok.DPR RI)

POJOKMALIOBORO.com - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta pemerintah segera mempertimbangkan penutupan akses kedatangan warga negara asing, baik di pintu masuk bandara, pelabuhan maupun perbatasan negara.

Politisi akrab disapa Gus Muhaimin ini menilai, penutupan tersebut sangat perlu dilakukan untuk mengantisipasi varian baru Covid-19 'Omicron' yang mulai merebak di berbagai negara di selatan Afrika.

“Saya kira perlu dipertimbangkan (penutupan akses kedatangan WNA). Kita lihat Sejumlah negara mulai menutup akses, terutama dari negara-negara di Afrika Selatan,” kata Gus Muhaimin.

Baca Juga: Desainer Terkenal Virgil Abloh Meninggal Dunia Karena Idap Kanker Agresif yang Langka, Berikut Penjelasannya

Ia menambahkan, upaya pemerintah memperketat akses kedatangan pelancong internasional ke Indonesia belum cukup jika melihat lonjakan-lonjakan kasus sebelumnya.

“Kita ini sudah dua kali mengalami lonjakan kasus dan itu karena dibawa WNA atau WNI yang baru balik dari luar negeri. Saya kira ini pelajaran, jangan sampai ada anggapan imported cases berisiko kecil, justru membahayakan dan kian memperberat penanganan pandemi,” katanya. 

Gus Muhaimin mendukung keputusan menambah masa karantina bagi WNA dan WNI yang datang dari luar negeri dari tiga hari menjadi tujuh hari, dan 14 hari bagi mereka yang datang dari 10 negara poin A, yaitu Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

 Baca Juga: Profil Ameer Azzikra, Putra Kedua Mendiang Ustadz Arifin Ilham yang Meninggal Dunia

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu juga mendukung penuh pemerintah menerapkan PPKM Level 3 dari tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kebijakan itu dinilainya sebagai langkah antisipatif melindungi masyarakat dari penularan Covid-19, pada libur Natal dan Tahun Baru.

Halaman:

Editor: Latifah Nur Solikhah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Kembali Lanjutkan Kebijakan PPKM

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:32 WIB

FBI Soroti Kinerja Menteri di Era Jokowi

Sabtu, 9 April 2022 | 21:11 WIB
X