• Jumat, 28 Januari 2022

Presiden Jokowi Minta Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Segera Dimulai

- Selasa, 7 Desember 2021 | 12:31 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (kemkes.go.id)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (kemkes.go.id)

POJOKMALIOBORO.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta negara-negara di dunia untuk memperbanyak sampel genome sequencing, mempersiapkan respons fasilitas kesehatan, melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, dan menyegerakan vaksin untuk masyarakat rentan.

Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran varian baru Omicron yang saat ini sudah terdeteksi di sekitar 45 negara.

Anak-anak termasuk kelompok usia yang rentan terkena varian ini. Karena itu, pemerintah mendorong percepatan vaksinasi bagi kelompok usia tersebut.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 di Indosiar dan Live Streaming Hari Ini, Selasa 7 Desember 2021

"Tadi Bapak Presiden sudah memberikan arahan bahwa terkait dengan karantina, ini terus diberlakukan 10 hari karantina untuk yang dari luar negeri di luar 11 negara yang dilarang. Kemudian juga terkait dengan vaksin anak-anak supaya segera dimulai yang usia 6-11 tahun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas Evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Jokowi, Senin 6 Desember 2021 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Selain itu, pemerintah saat ini juga tengah menyiapkan skema untuk pelaksanaan vaksinasi booster yang direncanakan akan dilakukan di tahun mendatang. Pelaksanaan ini akan diatur melalui peraturan menteri kesehatan (Permenkes).

"Bapak Presiden juga meminta agar kegiatan booster vaksinasi sudah dipersiapkan untuk di bulan Januari. Jadi kami sedang akan memfinalkan terkait dengan vaksin berbasis PBI (penerima bantuan iuran) dan juga vaksin non PBI. Ini yang akan diatur dalam Permenkes dalam waktu yang tidak terlalu lama," terang Airlangga.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Kesehatan, Selasa 7 Desember 2021: Sagitarius Sakit Gigi, Aries Gatal-gatal

Terkait capaian vaksinasi nasional, Airlangga menyampaikan bahwa cakupan vaksinasi dosis pertama adalah sebesar 68,42% dan dosis kedua sebesar 47,55% dari target yang telah ditetapkan.

Masih terdapat 9 provinsi yang cakupan vaksinasi dosis pertamanya di bawah 50%, yaitu Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Maluku, Sulawesi Tenggara, Aceh, dan Papua.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron Melonjak, Luhut Minta Perusahaan untuk WFH  

Senin, 17 Januari 2022 | 09:48 WIB

Gus Muhaimin: Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman

Rabu, 12 Januari 2022 | 08:06 WIB
X