Tren Kasus Covid-19 Menurun, DPR Nilai Pembatalan PPKM Level 3 Sudah Melalui Kajian

- Kamis, 9 Desember 2021 | 09:33 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Foto: dok.DPR RI)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Foto: dok.DPR RI)

POJOKMALIOBORO.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, apa yang diputuskan pemerintah terkait pembatalan PPKM Level 3 tentunya sudah melalui kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia.

Dimana pemerintah mengamati penurunan tren kasus Covid-19, selain itu juga tetap melakukan pantauan terkait potensi masuknya virus varian baru dari luar negeri.

"Saya pikir apa yg disampaikan tentunya sudah melalui kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia ini. Selain juga memantau potensi masuknya varian baru dari negara-negara luar," ujar Sufmi Dasco dalam unggahan di media sosial pribadinya, Rabu 8 Desember 2021.

Baca Juga: 100 Juta Warga Indonesia Telah Mendapat Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap

Politisi Partai Gerindra tersebut mengakui, memang dalam perkembangan dari hari ke hari ini, bahwa telah terjadi penurunan laju Covid-19. Ketua Satgas Lawan Covid-19 DPR itu menegaskan, apa yang dilakukan pemerintah, bukan merupakan suatu kelalaian. Tapi bentuk kehati-hatian yang sudah diambil pemerintah itu kemudian ada kajian ulang, sehingga kemudian diputuskan pembatalan PPKM Level 3.

"Kami menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh pemerintah itu soal fleksibilitas tentang masalah PPKM ini memang harus demikian. Harus dikaji matang dan memang apa yang mesti diambil keputusannya pada saat yang tepat itu yang memang kemudian diperlukan," terang Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) itu. 

Sebelumnya diketahui, pemerintah bakal memberlakukan PPKM level 3 pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Baca Juga: Sinopsis dan Pemeran Drama Korea Our Beloved Summer, Ada Kim Da Mi dan Choi Woo Shik

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah Indonesia dalam rangka menjelang momen Nataru.*

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari PojokMalioboro.com. Mari bergabung di Grup Telegram "News Room PojokMalioboro.com", caranya klik link https://t.me/newsroom_pojokmalioboro, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terkait Pemilu 2024, Wapres Ingatkan ASN Harus Netral

Senin, 16 Januari 2023 | 08:33 WIB
X