• Jumat, 9 Desember 2022

Ratusan Pegawai BPN Jadi Oknum Kasus Mafia Tanah, Begini Kata Menteri ATR

- Selasa, 14 Desember 2021 | 10:07 WIB
Menteri ATR BPN Sofyan Djalil (dok. Kementerian ATR BPN)
Menteri ATR BPN Sofyan Djalil (dok. Kementerian ATR BPN)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyebut, ada sebanyak 125 pegawai kementerian yang menjadi oknum dalam kasus mafia tanah.

Sofyan menjelaskan, 125 pegawai yang terlibat dalam kasus mafia tanah tersebut terhitung sejak ia menjabat sebagai Menteri ATR pada 2016 lalu. Ratusan pegawai itu ada yang diberikan sanksi administrasi, dipecat dengan tidak hormat, dilaporkan ke polisi, dicopot dari jabatannya, dan dimutasi.

"Ada oknum BPN terlibat kolusi. Maksudnya, jika seorang mafia tanah punya dokumen palsu, sementara mereka mengincar tanah milik saya, lalu mafia tanah ini berkolusi dengan oknum BPN, kemudian menggugat, lalu tiba-tiba warkat di kantor pertanahan hilang," ungkap Sofyan dalam keterangan resmi, Senin 13 Desember 2021.

Baca Juga: Kembali, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 3 Minggu sampai 3 Januari 2022

Menurutnya, modus ini biasanya dilakukan mafia tanah dengan pura-pura membeli tanah atau rumah. Mereka menggunakan penampilan seperti orang-orang terhormat.

"Banyak sebab dikarenakan warkat yang hilang itu tadi, bahkan juga oknum BPN ini membatalkan hak yang akan terbit," imbuhnya.

Lanjut Sofyan, kemudian mafia tanah ini bekerjasama dengan jaringannya untuk memenangkan perkara di pengadilan atas tanah milik orang lain tersebut dan menang.

Baca Juga: Sinopsis dan Fakta Menarik Dibalik Film House of Gucci yang Wajib Kalian Ketahui sebelum Menontonnya

Setelah itu, mafia tanah meminta sertifikat pemilik tanah untuk pura-pura mengecek keaslian dokumen itu. Padahal, mafia tanah tersebut menggunakan sertifikat itu untuk dipalsukan.

"Kemudian akan dikembalikan sertifikat yang diduplikat, sementara yang asli digadaikan ke bank. Tahu-tahu rumah kita sudah dilelang," kata Sofyan.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Ditutup, Ini Hasil Presidensi G20

Kamis, 17 November 2022 | 11:34 WIB

Presiden Jokowi Resmi Membuka KTT G20 di Bali

Selasa, 15 November 2022 | 11:13 WIB
X