• Jumat, 9 Desember 2022

Wapres Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Turunkan Stunting Demi Masa Depan Bangsa

- Rabu, 15 Desember 2021 | 09:02 WIB
Wapres Ma'ruf Amin saat berbicara di Forum Nasional Stunting 2021 secara daring di Jakarta, Selasa 14 Desember 2021 (dok.Setkab)
Wapres Ma'ruf Amin saat berbicara di Forum Nasional Stunting 2021 secara daring di Jakarta, Selasa 14 Desember 2021 (dok.Setkab)

POJOKMALIOBORO.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyampaikan, saat ini satu dari tiga balita Indonesia mengalami stunting. Menurutnya, masalah stunting ini bukan semata-mata persoalan bangsa di masa sekarang saja, tetapi juga menyangkut masa depan, karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa.

Hal tersebut disampaikan Wapres Ma'ruf Amin saat berbicara di Forum Nasional Stunting 2021 secara daring di Jakarta, Selasa 14 Desember 2021.

"Merekalah masa depan kita. Bagaimana kita bisa mencapai visi Indonesia Emas Tahun 2045 kalau modal dasarnya, yaitu anak-anak bangsa mengalami stunting, terganggu perkembangan kognitif dan kesehatannya," ungkapnya.

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bantuan PIP 2021 Melalui Laman PIP Kemdikbud

Lebih jauh, pada acara yang bertajuk "Komitmen dan Aksi Bersama untuk Membangun Strategi Efektif dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia" ini, Ma'ruf Amin menekankan kembali bahwa pemerintah sangat serius mengupayakan penurunan angka prevalensi stunting.

"Komitmen pemerintah tidak pernah kendur," tegasnya.

Ma'ruf Amin mengatakan, pada Agustus 2021 yang lalu, Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden No.72 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Baca Juga: Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Tunai untuk Pedagang di Pasar Kertek

"Substansinya mengadopsi Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024. Target kita sangat jelas, kita ingin menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada tahun 2024. Pada tahun 2030, sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), kita harap prevalensi stunting sudah nol di negara kita," jelasnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh pihak terkait untuk mulai berinvestasi pada intervensi gizi sejak saat ini. Ia pun meyakinkan bahwa investasi gizi ini adalah kunci yang akan membentuk masa depan bangsa.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Ditutup, Ini Hasil Presidensi G20

Kamis, 17 November 2022 | 11:34 WIB

Presiden Jokowi Resmi Membuka KTT G20 di Bali

Selasa, 15 November 2022 | 11:13 WIB
X