• Sabtu, 21 Mei 2022

Mendagri Minta Kepala Daerah Memaksimalkan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Ruang Publik

- Rabu, 29 Desember 2021 | 06:28 WIB
Aplikasi PeduliLindungi (dok.Kemkes)
Aplikasi PeduliLindungi (dok.Kemkes)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para kepala daerah untuk memaksimalkan aturan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik, terutama dalam rangka mengantisipasi mobilitas masyarakat yang cenderung meningkat pada perayaan Tahun Baru 2022.

Hal ini disampaikan Mendagri dalam Rapat Koordinasi dengan Kepala Daerah terkait Kesiapan Penanggulangan Pandemi Covid-19 pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) dan Penanganan Varian Omicron, Senin 27 Desember 2021, melalui konferensi video.

"Arahan Bapak Presiden, agar ruang-ruang publik, tempat-tempat publik itu betul-betul menggunakan dan menegakkan aplikasi PeduliLindungi, aplikasi ini tidak hanya dipasang tapi juga ditegakkan," ujar Tito.

Baca Juga: Menyelamatkan Santigi dari Kepunahan di Kawasan Pantai Selatan Yogyakarta

Penegakan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara konsisten di ruang publik merupakan salah satu upaya dalam pembatasan aktivitas masyarakat dan penegakan protokol kesehatan (prokes).

Karena itu, Tito meminta kepada para kepala daerah untuk menerbitkan peraturan yang mengatur tentang kewajiban penggunaan aplikasi tersebut, dengan memberikan sanksi tegas bagi penyelenggara tempat kegiatan publik yang melanggar disiplin penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Saya sudah mengeluarkan surat edaran agar kepala daerah mengeluarkan peraturan kepala daerah yang ada sanksinya, kalau tidak ada sanksinya ya percuma, dan itu akan diawasi oleh Dirjen Otda," tegasnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Penghentian Impor Obat dan Alat Kesehatan

Tito menambahkan, tempat publik yang wajib memasang aplikasi PeduliLindungi di antaranya fasilitas umum, fasilitas hiburan, pusat perbelanjaan, restoran dan tempat wisata, serta pusat keramaian lainnya.

"Di ruang-ruang publik, mall, restoran, pasar, dan lain-lain, bioskop, kalau seandainya ditegakkan sangat bisa diyakinkan, yang masuk itu sudah vaksin dua kali," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Kembali Lanjutkan Kebijakan PPKM

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:32 WIB

FBI Soroti Kinerja Menteri di Era Jokowi

Sabtu, 9 April 2022 | 21:11 WIB
X