• Minggu, 14 Agustus 2022

Joki Karantina Bahayakan Keselamatan Masyarakat, Puan Minta Pengawasan Diperketat

- Senin, 10 Januari 2022 | 07:24 WIB
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat menjadi narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Sabtu (25/9/2021) (Foto: dok.DPR RI)
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani saat menjadi narasumber dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Sabtu (25/9/2021) (Foto: dok.DPR RI)

POJOKMALIOBORO.COM - Adanya fenomena joki karantina yang marak terjadi belakangan ini, membuat Ketua DPR RI Puan Maharani merasa prihatin. Ia pun meminta agar pengawasan diperketat supaya aksi-aksi joki karantina tidak lagi terjadi.

Kasus yang baru saja terjadi adalah terungkapnya joki karantina yang membantu sejumlah Warga Negara (WN) India lepas dari kewajiban menjalani karantina.

Baca Juga: Terkait Posisi Wakil Menteri, Ini Penjelasan Mensesneg

Fenomena lain dari joki karantina ini yaitu adanya pihak yang menggantikan peserta karantina.

"Aktivitas joki karantina sangat membahayakan keselamatan masyarakat. Pengawasan proses karantina bagi pelaku perjalanan internasional yang baru tiba di Tanah Air harus semakin diperketat," ujar Puan belum lama ini.

Puan menegaskan, adanya kecurangan terhadap proses karantina dapat menyebabkan kasus Covid-19 tidak terdeteksi.

Baca Juga: Doa Bersama Sahabat Ganjar dengan 65 Gus dan Kyai di Banjarnegara

"Padahal karantina ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Jika ada pelaku perjalanan yang positif Covid-19 dan tidak melakukan karantina, tentunya mereka akan menyebarkan virus tanpa terkendali. Ini yang akan membahayakan masyarakat," terang Puan.

Politisi PDI Perjuangan itu pun memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, BIN dan Polri yang bekerja sama untuk menghentikan aksi-aksi joki karantina.

Polri sendiri telah menerjunkan 618 personel untuk berjaga di 206 lokasi karantina, supaya dapat mengawasi proses karantina yang dilakukan para pelaku perjalanan luar negeri yang tiba di Indonesia.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lima Kementerian Kolaborasi Mencapai Target NDC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:58 WIB

REC, Inovasi Produk Hijau PLN yang Kini Diminati

Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:24 WIB

Kominfo Buka Akses 5 PSE, Salah Satunya Paypal

Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:11 WIB

Resmi Diluncurkan, Begini Format Baru NPWP

Jumat, 22 Juli 2022 | 11:01 WIB
X