• Sabtu, 21 Mei 2022

Omicron Melonjak, Luhut Minta Perusahaan untuk WFH  

- Senin, 17 Januari 2022 | 09:48 WIB
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan.  (Setkab)
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan. (Setkab)

POJOKMALIOBORO.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau  perusahaan untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH) selama dua minggu ke depan.

Sebab, sudah terjadi peningkatan kasus varian Omicron, di mana telah menyentuh angka 1.054 kasus per hari. Kasus didominasi oleh wilayah Jawa dan Bali terutama Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Tapi kami mengimbau kalau di kantor tidak perlu 100 persen, ya tidak perlu 100 persen yang hadir. Jadi diatur saja, lihat situasinya apakah dibikin 75 persen untuk dua minggu ke depan," kata Luhut, Minggu 16 Januari 2022.

Baca Juga: Anak Yatim Korban Covid-19 di Sleman Terima Santunan

Luhut menuturkan, setiap perusahaan bisa melakukan asesmen sesuai keadaannya masing-masing untuk menentukan kebijakan WFH. Bila tidak mengganggu produktivitas, dia mengimbau opsi WFH harus diambil.

"Kita serahkan pada pimpinan perusahaan untuk melakukan asesmen sendiri. Saya menghimbau opsi tersebut bisa diambil. Hal ini semata-mata dilakukan untuk menjaga kasus tetap terkendali," tutur dia.

Selain WFH, dia juga mengimbau agar warga tidak pergi liburan ke luar negeri kecuali untuk urusan penting. Imbauan ini berlaku tak terkecuali untuk pegawai pemerintahan yang sudah dilarang tidak melakukan perjalanan ke luar negeri selama 3 minggu ke depan.

Baca Juga: Menteri PANRB Terbitkan Ketentuan Pembatasan Bepergian ke Luar Negeri untuk ASN

Di sisi lain, pemerintah akan kembali memperketat persyaratan masuk ke tempat publik. Hanya warga yang sudah mendapat vaksinasi dosis lengkap yang diizinkan beraktivitas ke tempat publik.

"Tidak ada salahnya kita mulai membatasi dan menahan mobilitas ke luar rumah serta aktivitas berkumpul yang tidak perlu. Kalau tidak perlu kumpul-kumpul, tidak usah kita kumpul," bebernya.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Kembali Lanjutkan Kebijakan PPKM

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:32 WIB

FBI Soroti Kinerja Menteri di Era Jokowi

Sabtu, 9 April 2022 | 21:11 WIB
X