BPIP Deklarasikan 14 Sikap Etika Bermedsos Bersama Ormas Lintas Agama

- Rabu, 30 Maret 2022 | 22:03 WIB
BPIP Deklarasikan 14 Sikap Etika dalam Bermedsos Bersama Ormas Lintas Agama (dok.BPIP)
BPIP Deklarasikan 14 Sikap Etika dalam Bermedsos Bersama Ormas Lintas Agama (dok.BPIP)

POJOKMALIOBORO.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama dengan organisasi masyarakat lintas agama mendeklarasikan 14 sikap etika dalam bermedia sosial yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila, bertempat di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu 30 Maret 2022.

Deklarasi ini dihadiri oleh berbagai Organisasi Keagamaan mulai dari, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, PP Muhammadiyah, Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Tinggi Konghucu Indonesia (MATAKIN), Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi), Al Wasliyah, Al Khairaat, Persatuan Islam (PERSIS), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Tidak hanya Organisasi Keagamaan saja, hadir juga para influencer dan pegiat media sosial yang juga ikut dalam perumusan naskah deklarasi, seperti Sakdiyah Makruf, Gusdurian, Setara Institut, dan Maarif Institut.

Baca Juga: Pengurus DPW LBH INTAN DIY Kunjungan Kerja ke Daerah, Resmikan Kantor dan Pasang Papan Nama

Dalam sambutannya, Kepala BPIP RI, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D berharap deklarasi ini mampu menjadi pelecut bagi BPIP untuk lebih aktif dalam membangun dan mensosialisasikan narasi persatuan dan Kebangsaan melalui berbagai platform, salah satunya adalah media sosial dengan melibatkan berbagai pihak, utamanya kaum millenial.

"Harapannya deklarasi ini sebagai titik awal lanjutan, dari sini kita mengharapkan ada pemahaman kesadaran pada semua pihak untuk mewujudkan apa yg menjadi kesepakatan hari ini yang akan kita tindak lanjuti," ujarnya.

"Mudah-mudahan kami juga bisa membuat deklarasi yang lebih besar lagi dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat yang lebih luas terutama dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2022," imbuhnya.

Baca Juga: Partai Gelora Nilai Ramadhan Tahun Ini akan jadi Ujian Berat bagi Umat Islam

"Kami juga akan terus mendorong keterwujudan hal ini, terutama dengan disahkannya PP No. 4 tahun 2022, yang mana Pancasila menjadi mata pelajaran khusus dan kewarganegaraan menjadi bagian dari Pancasila," ungkapnya.

Ia menambahkan, media sosial sebagai platform penting yang harus disasar. Salah satu alasannya adalah keterjangkauannya yang luas yang mampu membentuk opini komunal dan bisa diakses kapanpun serta dimanapun, sehingga sosialisasi tersebut harus maksimal dan harus melibatkan banyak pihak.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terkait Pemilu 2024, Wapres Ingatkan ASN Harus Netral

Senin, 16 Januari 2023 | 08:33 WIB
X