• Kamis, 8 Desember 2022

Pemerintah Kembali Lanjutkan Kebijakan PPKM

- Selasa, 10 Mei 2022 | 09:32 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Senin 9 Mei 2022  (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Kabinet RI)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Senin 9 Mei 2022 (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Kabinet RI)

POJOKMALIOBORO.com - Pemerintah tetap melanjutkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya untuk terus dapat mengendalikan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 9 Mei 2022.

"Pemerintah juga menegaskan hingga hari ini masih akan terus memberlakukan PPKM Jawa-Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan dan juga mengikuti hasil evaluasi secara reguler yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden," ujar Luhut.

Baca Juga: Cara Mencegah Hepatitis Akut, Begini Kata Menkes

Luhut juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi pandemi terutama setelah libur Lebaran tahun 2022 ini. Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah atau WFH guna menekan risiko penularan Covid-19.

"Pemerintah akan memantau pergerakan kasus dalam satu dan dua minggu ke depan dengan memperkuat testing dan tracing. Kami juga mengimbau untuk mengoptimalkan work from home selama beberapa waktu ke depan untuk mengurangi risiko penyebaran virus ini," tegasnya.

Luhut mengungkapkan, situasi pandemi di Tanah Air saat ini berada dalam kondisi yang baik. Kasus konfirmasi harian menurun secara signifikan di mana selama 25 hari berturut-turut jumlah konfirmasi tercatat di bawah 1.000 kasus dan 11 hari berturut-turut di bawah 500 kasus.

Baca Juga: Cuti Bersama Lebaran Telah Berakhir, Kawasan Malioboro Masih Ramai

Tingkat rawat inap juga terus turun hingga 97 persen dari puncak kasus Omicron, tingkat hunian tempat tidur rumah sakit hanya 2 persen, kasus kematian turun secara signifikan hingga 98 persen dari puncak kasus Omicron, dan positivity rate 0,7 persen atau di bawah lima persen.

Menko Marves yang juga koordinator PPKM Jawa-Bali mengungkapkan, berdasarkan level asesmen yang dilakukan oleh pemerintah hingga 7 Mei 2022, tidak ada kabupaten/kota di Jawa-Bali yang berada di Level 4 dan hanya satu daerah yang berada di Level 3.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Ditutup, Ini Hasil Presidensi G20

Kamis, 17 November 2022 | 11:34 WIB

Presiden Jokowi Resmi Membuka KTT G20 di Bali

Selasa, 15 November 2022 | 11:13 WIB

Soal Rezimentasi Agama, Begini Pandangan Muhammadiyah

Selasa, 8 November 2022 | 11:03 WIB
X