• Kamis, 8 Desember 2022

Pengajian Inklusi MPM PP Muhammadiyah Kembali Aktif

- Senin, 13 Juni 2022 | 14:28 WIB
Pengajian Inklusi di Gedoeng Moehammadijah Jalam KH. Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu 12 Juni 2022 (dok.Muhammadiyah)
Pengajian Inklusi di Gedoeng Moehammadijah Jalam KH. Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu 12 Juni 2022 (dok.Muhammadiyah)

POJOKMALIOBORO.com - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah kembali aktifkan Pengajian Inklusi yang diperuntukkan bagi kelompok disabilitas. Pengajian ini sempat terhenti selama lebih dari 2 tahun akibat Pandemi Covid-19.

Mewakili Ketua MPM PP Muhammadiyah, Adib Nurhadi selaku Anggota MPM PP Muhammadiyah dalam sambutannya mengatakan bahwa, Pengajian Inklusi ini merupakan usaha menjaga nyala dan memperpanjang nafas pemberdayaan.

"Pengajian ini yang menggerakkan hampir semuanya adalah anak-anak muda yang tergabung sebagai Fasilitator MPM," ucap Adib di acara pembukaan Pengajian Inklusi di Gedoeng Moehammadijah Jalam KH. Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Minggu 12 Juni 2022.

Baca Juga: Jenderal Bintang Satu TNI Kumandangkan Adzan di Masjid Agung Kota Madiun

Pengajian yang diselenggarakan di Gedoeng Moehammadijah, kata Adib, diharapkan bisa menyerap semangat yang dipelopori oleh pendahulu Muhammadiyah. Sebab gedung ini sebagai warisan eksistensi sejarah Muhammadiyah dalam berpihak kepada kelompok lemah.

Kepada peserta pengajian yang mayoritas disabilitas netra dan tuli, ia berpesan supaya tidak patah semangat dalam menuntut ilmu, lebih-lebih ilmu agama. Seperti ngaji Al Qur'an braille sebagaimana yang selama ini berjalan didampingi Fasilitator MPM PP Muhammadiyah.

Sebelum dimulai pengajian yang disampaikan oleh Ali Yusuf, Anggota Divisi Fatwa dan Pengembangan Tuntunan Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, terlebih dahulu dilakukan proses serah terima Al Qur'an braille kepada perwakilan kelompok disabilitas netra dan tuli.

Baca Juga: Pelantikan PAC PPP se-Kabupaten Bantul: Optimis meraih empat kursi pada Pemilu 2024

"Program Ngaji Inklusi merupakan bentuk kerjasama antara MPM PP Muhammadiyah dengan LazisMu Pusat," katanya.

Ali Yusuf dalam paparannya menjelaskan, materi tentang Al Qur'an sebagai pedoman hidup. Sebagai muslim taat, Al Qur'an sebagai panduan hidup yang akan membawa keselamatan pelakunya di dunia dan di akhirat. Dia menegaskan bahwa, Al Qur'an harus implementatif dalam kehidupan muslim.

Halaman:

Editor: Affan Safani Adham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi Ditutup, Ini Hasil Presidensi G20

Kamis, 17 November 2022 | 11:34 WIB

Presiden Jokowi Resmi Membuka KTT G20 di Bali

Selasa, 15 November 2022 | 11:13 WIB

Soal Rezimentasi Agama, Begini Pandangan Muhammadiyah

Selasa, 8 November 2022 | 11:03 WIB
X