• Kamis, 6 Oktober 2022

Muktamar Ke 48 Muhammadiyah-Aisyiyah Akan Digelar November Mendatang

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:03 WIB
Acara Doorstop Afiliasi Gebyar Syiar Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah 48 secara hybrid, Rabu 3 Agustus 2022  (dok.Muhammadiyah)
Acara Doorstop Afiliasi Gebyar Syiar Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah 48 secara hybrid, Rabu 3 Agustus 2022 (dok.Muhammadiyah)

POJOKMALIOBORO.com - Muktamar ke-48 Muhammadiyah – ‘Aisyiyah dilaksanakan pada 18 – 20 November 2022. Pada tanggal 18 November Sidang Tanwir, malam harinya acara Mangayubagyo di Edutorium UMS dan Pembukaan akan dilakukan pada 19 November 2022 di Stadion Manahan, Solo.

Terkait itu, Sekretaris Panitia Pusat Muktamar ke-48 Muhammadiyah – ‘Aisyiyah, M. Nurul Yamien mengajak media-media afiliasi dan komunitas yang memiliki ikatan emosional dengan Muhammadiyah – ‘Aisyiyah untuk ikut menyemarakkan songsong Muktamar ke-48.

"Jenis-jenis kreativitas semarak Muktamar ke-48 diserahkan kepada pelaksana baik itu Cabang ataupun Ranting," ujarnya di acara Doorstop Afiliasi Gebyar Syiar Muktamar Muhammadiyah-‘Aisyiyah 48 secara hybrid, Rabu 3 Agustus 2022.

Baca Juga: Subardi: Jepang Bangun Iklim Industri Berbasis Kekuatan Riset

Penggembira yang ingin datang dan menghadiri pembukaan harus diingat bahwa Pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah - 'Aisyiyah pada tanggal 19 November 2022 di Stadion Manahan, Solo dan rencananya akan menghadirkan Presiden RI, Joko Widodo.

Mengingat kapasitas stadion sebagai venue untuk Pembukaan Muktamar ke-48 hanya 20.000 orang. Maka Panitia menghimbau agar penggembira tidak memaksakan diri untuk masuk, karena akan disediakan layar-layar untuk menyaksikan prosesi pembukaan dari luar stadion.

Yamien mengajak warga persyarikatan untuk ikut menyemarakan Gebyar Muktamar 48. Panitia Pusat dalam Gebyar Syiar Muktamar diadakan dengan membuka forum-forum ilmiah diantaranya dengan menyelenggarakan Seminar Pra Muktamar yang telah berjalan sejak 3 tahun lalu.

Baca Juga: Kominfo Buka Akses 5 PSE, Salah Satunya Paypal

"Seminar ini ada yang diadakan Panitia Pusat, juga ada PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah) yang mengadakan mandiri dengan tema menyesuaikan dengan tema utama muktamar. Putaran terakhir berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta," tutur Yamien.

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah ini menegaskan, spirit ilmiah ini perlu dijaga. Karena Muhammadyah gerakan ilmu, Gebyar Muktamar ke-48 ini integral dengan tradisi berpikir di Muhammadiyah.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Wakil Ketua MPR RI

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:23 WIB

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Kamis, 15 September 2022 | 18:33 WIB

Telkom Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X