• Kamis, 6 Oktober 2022

REC, Inovasi Produk Hijau PLN yang Kini Diminati

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 10:24 WIB
PLTP Lahendong, Minahasa, Sulawesi Utara  (dok.PLN)
PLTP Lahendong, Minahasa, Sulawesi Utara (dok.PLN)

POJOKMALIOBORO.com - PT PLN (Persero) telah menyalurkan 511.892 megawatt hour (MWh) listrik hijau melalui layanan sertifikat energi baru terbarukan (EBT) atau Renewable Energy Certificate (REC) kepada lebih dari 160 pelanggan bisnis dan industri hingga Juni 2022. Hal ini menjadi bukti semakin tingginya kepedulian pelanggan PLN terhadap penggunaan energi ramah lingkungan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, mengapresiasi dukungan para pelanggan PLN yang telah mendukung program transisi energi bersih dengan memanfaatkan REC.

"Ini menjadi bukti nyata kolaborasi PLN dengan para pelaku industri untuk mendukung transisi energi bersih di Tanah Air. Pendapatan dari REC ini nantinya akan dialokasikan untuk pengembangan EBT. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20 untuk menekan emisi karbon dunia," ujar Darmawan, Kamis 4 Agustus 2022.

Baca Juga: Sinergitas Para Pihak Sukseskan Tata Kelola dan Roadmap Rehabilitasi Mangrove Nasional

Darmawan menjelaskan, REC merupakan salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntable dan diakui secara internasional serta tanpa harus mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan infrastruktur.

"Melalui REC, PLN menghadirkan opsi pengadaan untuk pemenuhan target sampai dengan 100 persen penggunaan energi terbarukan. Cara pengadaan atau pembeliannya pun relatif mudah dan cepat," terangnya.

Darmawan juga memastikan energi yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit listrik berbasis EBT yang diverifikasi oleh sistem tracking internasional, APX TIGRs yang berlokasi di California, Amerika Serikat.

Baca Juga: Daftar Saat Hari Minggu, Partai Gelora Ingin Ubah Pikiran Banyak Orang, Berpolitik itu Santai

Saat ini pembangkit green energy milik PLN yang terdaftar di APX adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang dengan kapasitas 140 MW, PLTP Lahendong 80 MW dan PLTA Bakaru 130 MW, atau setara 2.500.000 MWh per tahun. Pelanggan yang lokasinya terpisah dari pembangkit green energy tersebut dimungkinkan juga menikmati layanan REC.

Beli Langsung ke PLN

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Wakil Ketua MPR RI

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:23 WIB

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Kamis, 15 September 2022 | 18:33 WIB

Telkom Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X