• Kamis, 6 Oktober 2022

Dianggap Merugikan Masyarakat, Wakil Ketua MPR Tolak Kenaikan Harga Mi Instan dan Tarif Ojol

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:50 WIB
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan (dok.MPR RI)
Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan (dok.MPR RI)

POJOKMALIOBORO.com - Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan menolak kenaikan tarif ojek online (ojol) dan harga mi instan. Menurutnya, kenaikan tersebut bisa merugikan masyarakat kecil.

"Masyarakat kecil adalah orang yang paling terdampak jika tarif ojol naik. Begitupun jika harga mi instan ikut naik yang merupakan salah satu bahan makanan di masyarakat," katanya dalam keterangan, Kamis 11 Agustus 2022.

Dia menilai kehadiran ojol sudah menjadi salah satu bagian dari kebutuhan masyarakat. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki kendaraan, ojol menjadi salah satu solusinya.

Baca Juga: VCGamers Jalin Kerjasama dengan Asosiasi Gamers Indonesia, Kembangkan Komunitas Gamers

"Banyak masyarakat kecil yang tidak memiliki kendaraan pribadi sehingga membuat mereka sangat membutuhkan ojek, khususnya ojek online. Kalau tarifnya dinaikkan, ini tentu akan menyengsarakan masyarakat kecil," jelasnya.

Menurut Syarif, saat ini, ojek online sudah dianggap oleh masyarakat kecil sebagai moda transportasi yang mudah diakses. Atas dasar itulah diharapkan pemerintah lebih peka terhadap perasaan masyarakat kecil.

"Seharusnya Pemerintah peka terhadap perasaan masyarakat yang merasakan kemudahan dengan hadirnya ojek online yang murah dan mudah diakses. Jangan malah tarifnya dinaikkan dengan tanpa pertimbangan jelas," katanya.

Baca Juga: 9 Parpol Belum Mendaftarkan sebagai Calon Peserta Pemilu, KPU Minta Jangan Mepet

Tak hanya ojol, ia menilai potensi kenaikan harga mi instan yang dikemukakan oleh Kementerian Pertanian turut membuat masyarakat kecil semakin tertekan. Menurutnya, kenaikan tarif ojol dan mi instan berpotensi menambah tekanan terhadap inflasi.

"Rencana perubahan aturan terkait kenaikan tarif ojol di kota-kota besar, dampaknya akan terasa lebih memberatkan rakyat. Begitupun jika harga mie instan ikut naik yang akan semakin menambah tekanan masyarakat kecil," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Wakil Ketua MPR RI

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:23 WIB

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Kamis, 15 September 2022 | 18:33 WIB

Telkom Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X