• Kamis, 6 Oktober 2022

Cetak Sejarah Baru, Muktamar Fair dan Ekspo Inovasi Teknologi Muhammadiyah

- Jumat, 2 September 2022 | 08:04 WIB
Bambang Sukoco, Sekretaris Panitia Penerima Muktamar, saat menjelaskan Muktamar Fair dan MITE (dok.Muhammadiyah)
Bambang Sukoco, Sekretaris Panitia Penerima Muktamar, saat menjelaskan Muktamar Fair dan MITE (dok.Muhammadiyah)

POJOKMALIOBORO.com - Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Surakarta, Jawa Tengah, akan mencetak sejarah baru dalam penyelenggaraan muktamar dengan digelarnya kegiatan pendukung berupa Muktamar Fair dan Muhammadiyah Innovation and Technology Expo (MITE) atau Ekspo Inovasi dan Teknologi Muhammadiyah.

Menurut Bambang Sukoco, Sekretaris Panitia Penerima Muktamar, kegiatan ini akan dihelat di De Tjolomadoe, bekas pabrik gula peninggalan Belanda yang terletak di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada 17-21 November 2022.

"Dipilihnya De Tjolomadoe ini selain secara geografis sangat dekat dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), hanya sekitar 2,5 km, juga mempunyai gambaran besok di De Tjolomadoe ini sebagai salah satu pusat penggembira muktamar," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Imbau Wajib Pajak Segera Bayar PBB

Bambang menambahkan, dari Manahan sampai dengan De Tjolomadoe itu berada di Jalan Adisucipto sepanjang 5-6 kilometer.

Waktu pembukaan muktamar, Jalan Adisucipto sepanjang 5 sampai 6 kilometer itu penuh warga Muhammadiyah dan simpatisan Muhammadiyah yang menghadiri agenda muktamar.

"Pemilihan De Tjolomadoe, secara filosofis karena pada zamannya menjadi salah satu tempat peradaban ekonomi sebagai pabrik gula, pusat industri. Dan, Muhammadiyah dari masa ke masa itu tidak terlepas dari peradaban ekonomi," terang Bambang.

Baca Juga: Warga Gambiran Datangi Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Sampaikan Keluhan Atas Pemberlakuan Jalan Satu Arah

"Dulu, KH Ahmad Dahlan menghidupkan Muhammadiyah dengan menggandeng kaum saudagar. Memilih De Tjolomadoe ini sangat tepat. Bagaimana kemudian kembali menghidupkan De Tjolomadoe sebagai pusat peradaban ekonomi dengan menghadirkan para pedagang dan para saudagar," imbuhnya.

Zainuddin Ahpandi, Koodinator Bazaar dan Ekspo mengungkapkan, muktamar kali ini membawa tiga hal yang baru. Selain Muktamar Fair dan MITE, juga dihelat Ekspo Virtual.

Tiga hal itu semuanya baru di Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo. Harapannya, bisa terlaksana dengan baik sesuai perencanaan. Dan mudah-mudahan bisa diteruskan di muktamar selanjutnya.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Soal Tragedi Kanjuruhan, Ini Kata Wakil Ketua MPR RI

Selasa, 4 Oktober 2022 | 09:23 WIB

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Kamis, 15 September 2022 | 18:33 WIB

Telkom Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:08 WIB
X