• Rabu, 28 September 2022

Green Leadership Indonesia Siapkan Generasi Tangguh Lingkungan

- Sabtu, 17 September 2022 | 19:38 WIB
Green Leadership Indonesia Siapkan Generasi Tangguh Lingkungan (dok.KLHK)
Green Leadership Indonesia Siapkan Generasi Tangguh Lingkungan (dok.KLHK)

GLI angkatan 2 ini akan menyiapkan generasi pemimpin dengan wawasan lingkungan, yang sangat dibutuhkan untuk pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang begitu luas dan kaya.

Baca Juga: Telkom dan Bappenas Siapkan Sistem Data Katalog Nasional Satu Data Indonesia

“Sumber daya alam ini harus dikelola secara sustainable dan harus mampu menyediakan lingkungan yang baik bagi rakyatnya sebagaimana pesan UUD 1945 Pasal 33 dan Pasal 28 H. Disinilah modal bagi Saudara-saudara dalam aktualisasi penyelenggaraan negara atau governance yang mencakup kenegaraan, pemerintahan dan kemasyarakatan,” terang Menteri Siti.

Menteri Siti mengingatkan kepada seluruh peserta GLI batch 2 ini, untuk menjadi seorang calon pemimpin yang memiliki perspektif keadilan sosial dan ekologis, wajib memegang teguh tiga prinsip dasar yaitu Adil, Jujur dan Beradab. “Ukurannya sederhana, pegang teguh nilai-nilai universal termasuk nilai-nilai dalam budaya, agama, pengetahuan, teknologi dan nilai umum lainnya,” tutur Menteri Siti.

Lebih rinci, Menteri Siti menjelaskan dalam konsep kerja bersama ada kepentingan publik, maka terdapat beberapa hal menjadi acuan yang harus dapat dipahami, yaitu prinsip-prinsip public life dan internalisasi.

Baca Juga: Gelar Reuni dan Kongres 17 September 2022, Alumni Sejarah UGM Ditunggu Kiprah Sosialnya

Prinsip-prinsip tersebut adalah: (1) Tidak berpikir untuk sendiri (selflessness), kepentingan publik dan tidak berbuat dalam rangka memperoleh keuntungan material untuk dirinya sendiri, keluarga atau teman-temannya; (2) Integritas (integrity), tidak terikat pada ikatan diluar kantor dalam bentuk ikatan finansial maupun kewajiban lainnya yang dapat mempengaruhi didalam menjalankan kewajibannya; (3) Obyektif (objectivity) dalam melaksanakan urusan publik termasuk dalam hal perjanjian publik, kontrak kerja dengan berbagai pihak serta dalam merekomendasikan untuk penghargaan dan hukuman harus berdasarkan sistem merit; (4) Accountability, akuntabel dalam keputusannya serta langkah-langkah di lapangan dan kesiapan dalam menerima pendalaman, pemeriksaan ataupun gugatan publik; (5) Openness, terbuka sedapat-dapatnya tentang semua keputusan-keputusan dan langkah-langkah yang diambil beserta alasan-alasannya dalam memutuskan.

Menjaga informasi hanya dalam situasi dimana masyarakat luas menghendaki dengan permintaan dan pertimbangan yang jelas; (6) Honesty, kejujuran, dimana pegawai harus jujur menyampaikan kepentingannya terkait dengan kewajiban publik dan dalam mengambil langkah penyelesaian konflik dengan selalu melindungi kepentingan publik; dan (7) Leadership, perlunya kepemimpinan untuk selalu mendorong keenam prinsip tersebut dengan contoh-contoh keteladanan.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Siti memberikan apresiasi pada peserta pendidikan GLI angkatan ke-2 ini. Menurutnya, cara belajar seperti ini adalah bagian penting dalam pengembangan diri, mulai dari meluaskan wawasan, membuka dan meluaskan jaringan. Kegiatan seperti ini juga dapat meningkatkan kemampuan personal dalam berkomunikasi dan menyampaikan pandangan yang akan berdampak besar pada diri peserta di kemudian hari. *

Baca Juga: PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Sumber: Humas KLHK

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dewan Keamanan Thailand

Kamis, 15 September 2022 | 18:33 WIB

Telkom Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 08:08 WIB

Lima Kementerian Kolaborasi Mencapai Target NDC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:58 WIB
X