Kabupaten Sleman Miliki Potensi Wisata yang Istimewa

- Sabtu, 18 September 2021 | 08:47 WIB
GKR Bendara mengapresiasi Pemkab Sleman dalam terus menggiatkan pariwisata yang berstandar prokes. (Humas Pemkab Sleman)
GKR Bendara mengapresiasi Pemkab Sleman dalam terus menggiatkan pariwisata yang berstandar prokes. (Humas Pemkab Sleman)

SLEMAN, pojokmalioboro.com - Kabupaten Sleman memiliki potensi wisata yang istimewa, mulai dari desa wisata hingga creative space bagi semua kalangan.

"Hal tersebut agar bisa berjejaring serta menumbuhkan peluang baru," kata GKR Bendara, yang mengapresiasi Pemkab Sleman dalam terus menggiatkan pariwisata yang berstandar prokes dan mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif. 

GKR Bendara hadir dalam acara sosialisasi gerakan wisata sehat dengan nema "Panduan Penerapan Protokol Kesehatan pada Daerah Penyelenggara Kegiatan Wisata" yang diinisiasi oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Komisi X Dukung Desa Wisata Ramang-Ramang Jadi Kampung Tematik

Di sela-sela kegiatan yang berlangsung di Sentrum Space yang terletak di Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Jum'at (17/9/2021), Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah DIY, GKR Bendara, mengatakan, melalui gerakan wisata sehat yang terus diupayakan BPPD DIY berharap dengan kabar baik turunnya status PPKM menjadi level 3 di Kabupaten Sleman menjadi motivasi membangkitkan ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Gerakan ini dilakukan untuk mendukung program wisata dan ekonomi kreatif dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi, khususnya pada sektor pariwisata," ungkap GKR Bendara.

Di sisi lain Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, berharap kepada pelaku wisata beserta seluruh pemangku kepentingan pariwisata di DIY, khususnya di Kabupaten Sleman, dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menyongsong kehadiran wisatawan. "Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19," kata Danang Maharsa.

Baca Juga: Kerjasama Strategis di Bidang Ekonomi Keumatan dan Syariah Antara Muhammadiyah dan Bank Indonesia

Untuk mendukung Gerakan Wisata Sehat, saat ini Pemkab Sleman terus mendorong para pelaku wisata untuk mendapatkan sertifikat CHSE atau Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keamanan), dan Environment Sustainability (kelestarian lingkungan) dari Kementerian Kemenparekraf.

"CHSE ini pada dasarnya adalah penerapan protokol kesehatan di bidang pariwisata," tandas Danang Maharsa.

Halaman:

Editor: Affan Safani Adham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Desa Wisata Mlangi Padukan Potensi Alam dan Budaya

Senin, 5 Desember 2022 | 17:02 WIB
X