• Senin, 4 Juli 2022

Puan Maharani Minta Evaluasi PTM Bisa Akomodasi Seluruh Kepentingan Siswa

- Kamis, 3 Februari 2022 | 10:11 WIB
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani (Foto: dok.DPR RI)
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani (Foto: dok.DPR RI)

POJOKMALIOBORO.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta agar evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dilakukan dengan mempertimbangkan sebanyak-banyaknya indikator. Dengan begitu, seluruh kebutuhan dan kepentingan siswa dapat terakomodir. Apalagi selama 2 tahun pandemi Covid-19, anak-anak merasa bosan akibat pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Sebagai orang tua, saya cukup senang anak-anak kita sudah bisa belajar dan berinteraksi bersama teman sebayanya di sekolah. Namun, kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia membuat khawatir orang tua murid terhadap kondisi anaknya karena sekolah telah menjadi klaster penyebaran Covid-19," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Rabu 2 Februari 2022.

Lebih lanjut, Puan berharap agar evaluasi PTM, khususnya di daerah-daerah yang sudah memberlakukan sekolah tatap muka 100 persen, memprioritaskan aspek kesehatan anak. Meski begitu, kebutuhan anak dari sisi kognitif juga diminta menjadi indikator pertimbangan.

Baca Juga: BPOM Tetapkan Sinopharm Jadi Vaksin Booster

"Karena saya banyak menerima aduan dari guru-guru, bahwa dampak PJJ memang terasa sekali terhadap pendidikan anak. Apakah memungkinkan apabila pelaksanaan PTM menyesuaikan level PPKM daerah masing-masing," katanya.

Untuk itu, pemerintah diharapkan melibatkan banyak stakeholder dalam melakukan evaluasi PTM. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, keterlibatan banyak pihak dapat membantu Pemerintah melihat berbagai kebutuhan dan kepentingan siswa.

"Termasuk dengan melibatkan perwakilan orang tua dan guru. Jadi selain epidemiolog, kita harus meminta masukan dari pihak-pihak yang setiap harinya berinteraksi dengan anak," katanya.

Baca Juga: Skutik Premium Sporti All New Honda Vario 160, Ini Spesifikasinya

Di sisi lain, Puan juga meminta agar aspek kesehatan dijadikan sebagai indikator terdepan dalam pertimbangan evaluasi PTM. Ia menegaskan, keselamatan anak-anak harus menjadi yang utama.

"Hasil evaluasi ini nantinya akan menjawab urgensi pelaksanaan PTM, terutama dalam kondisi peningkatan penyebaran Covid-19 di Indonesia," tutur mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) itu.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri Kentungan

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:31 WIB
X