• Jumat, 9 Desember 2022

Prototipe Sekolah Antikorupsi, SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi Cegah Perilaku Koruptif Sejak Usia Dini

- Senin, 1 Agustus 2022 | 10:02 WIB
Menuju Prototipe Sekolah Antikorupsi, SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi Cegah Perilaku Koruptif Sejak Usia Dini (Dok.SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi )
Menuju Prototipe Sekolah Antikorupsi, SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi Cegah Perilaku Koruptif Sejak Usia Dini (Dok.SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi )

POJOKMALIOBORO.com - Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan sikap dan nilai-nilai antikorupsi kepada peserta didik di lingkungan sekolah.

Sekolah atau pendidikan formal diyakini merupakan salah satu jalur yang efektif untuk memberantas korupsi hingga ke akarnya. Metode ini bersifat antisipatif untuk mencegah berkembangnya budaya korupsi.

Sebab, pendidikan antikorupsi yang diberikan sejak usia dini dan berkelanjutan merupakan alternatif preventif bagi perilaku koruptif.

Baca Juga: Grebeg Suro Ikatan Keluarga Gunungkidul di Taman Wiladatika Cibubur

Itu disampaikan oleh Master Suyitno, M.Pd. dan Master Dr. Sumaryati, M.Pd. dari Forum Penyuluh Antikorupsi Sahabat Integritas Jogja Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta (PAK SIJI DIY) dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi di SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY.

Berafiliasi dengan Forum PAK SIJI DIY, kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (PKM UAD) Yogyakarta ini dilaksanakan dalam rangka menuju prototipe sekolah antikorupsi bagi SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi. Tim PKM UAD terdiri dari Suyitno, M.Pd., Lisa Retnasari, M.Pd., dan Dr. Sumaryati, M.Hum.

Kegiatan dibuka oleh Trisna Sukmayadi, M.Pd. selaku perwakilan dari Forum PAK SIJI DIY. Dia menyampaikan turut senang dengan adanya sosialisasi pendidikan antikorupsi pada tingkat satuan pendidikan dasar.

Baca Juga: Angkuh Menolak Diajak Foto, Berderai Air Mata Jeje Slebew Minta Maaf

"Ini sebagai cikal bakal terbentuknya generasi yang berintegritas sejak usia dini," ujarnya, Jumat 29 Juli 2022.

Memaparkan materinya dihadapan para guru, Master Suyitno menegaskan bahwa korupsi merupakan 'extraordinary crime'.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UKDW Kukuhkan 342 Wisudawan secara Luring

Rabu, 7 Desember 2022 | 08:41 WIB

Pelepasan Siswa Kelas VI SD Negeri Kentungan

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:31 WIB
X