• Jumat, 28 Januari 2022

Opsi Pilpres 2027, Diaspora Indonesia di Luar Negeri: Tidak Sesuai Amanah UUD 1945

- Kamis, 13 Januari 2022 | 13:05 WIB
Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono (dok.pribadi)
Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono (dok.pribadi)

POJOKMALIOBORO.com – Pernyataan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia terkait para pengusaha ingin Pilpres 2024 diundur ke 2027 mendapatkan tanggapan dari diaspora Indonesia di luar negeri.

Menteri Bahlil menyatakan, kondisi ekonomi masih babak belur karena pandemi Covid-19, oleh karena itu pemulihan ekonomi lebih penting daripada momentum pergantian Presiden.

Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono menyatakan, ketidaksepakatan diaspora Indonesia dalam usulan penundaan Pilpres tersebut. Caraka Muda Nusantara adalah organisasi diaspora pelajar Indonesia yang berkedudukan di Turki.

Baca Juga: Program Migor 14 Ribu, Mendag: Langkah Konkret Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

"Caraka Muda melihat opsi pengunduran pilpres 2027 tidak sesuai dengan amanah konstitusi UUD 1945 yang mengatur masa jabatan presiden lima tahun maksimal dua periode dan akan berakhir di tahun 2024," ujar Mahasiswa Doktoral Turkish National Police Academy tersebut pada Rabu 12 Januari 2022 di Ankara, Turki.

Wibisono mengomentari pernyataan Menteri Bahlil terkait pengusaha membutuhkan stabilitas dan kepastian dalam pemulihan ekonomi yang terkesan kontradiktif.

"Narasi perpanjangan masa jabatan Presiden justru dapat mengganggu stabilitas dan memunculkan kegaduhan politik baru, apabila diusulkan menjadi rencana amandemen UUD 1945 di parlemen," ungkapnya.

Baca Juga: Fraksi di DPR Perlu Dihapus, Fahri: DPR Dikendalikan Orang-orang Dibalik Layar

Alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut menilai yang paling penting adalah menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi terutama di akhir masa jabatan periode kedua kepemimpinannya.

"Saat ini yang paling penting dilakukan adalah masyarakat memiliki persepsi dan memori baik terhadap prestasi kepemimpinan Presiden Jokowi. Bahwa, Pak Jokowi memberikan legacy yang baik selama masa pemerintahannya seperti pembangunan infrastruktur, pemerataan kesejahteraan, omnibus law, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Putri Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X