Jadwal Pemilu 2024 Sudah Disepakati, Mardani: Ada Beberapa Hal yang Perlu Dibereskan

- Kamis, 27 Januari 2022 | 19:42 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera (pks.id)
Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera (pks.id)

POJOKMALIOBORO.com - Jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 sudah disepakati. Namun Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera merasa ada beberapa hal yang perlu segera dibereskan.

"Alhamdulillah jadwal Pemilu 2024 sudah disepakati. Namun ada beberapa hal yang perlu segera dibereskan," ujar Mardani dalam cuitan twitternya, Kamis 27 Januari 2022.

Mardani menyebutkan, KPU serta Bawaslu harus segera menyelesaikan peraturan untuk mensukseskan berbagai tahapan pemilu.

Baca Juga: Ini Prosedur Layanan Telemedisin Bagi Pasien Isoman Terkonfirmasi Omicron

"Karena pasal 167 ayat 6 UU tentang Pemilu sudah menyatakan, tahapan pemilu paling lambat dimulai 20 bulan sebelum hari H," katanya.

Ditambahkan Politisi PKS ini, bahwa DPR sendiri juga memiliki PR untuk memilih anggota KPU dan Bawaslu terbaik untuk periode 2022-2027.

"Pemilu 2019 kemarin cukup untuk jadi pembelajaran, pemilu serentak yang sangat melelahkan dan membuat 894 petugas meninggal," tambahnya.

Baca Juga: Drama Korea Tracer Kisahkan Isu Dunia Perpajakan, Dibintangi Im Si Wan dan Ko Ah Sung

Untuk itu Mardani menilai, anggota KPU dan Bawaslu yang terpilih kelak harus merumuskan mekanisme yang lebih sederhana tapi tetap menjamin kualitas Pemilu serta Pilkada.

Mardani juga meminta pemerintah mesti menyiapkan mekanisme yang transparan untuk pengisian Pejabat (PJ) Kepala Daerah.

"Ada 101 daerah yang akan dipimpin oleh PJ dan akan bertambah lagi 170 daerah di 2023 mendatang," katanya.

Baca Juga: KSPSI se-DIY Tolak Pelaksanaan Kongres Nasional yang Akan Diselenggarakan secara Virtual

Menurut Mardani, sistem yang transparan itu akan menghasilkan PJ yang cepat dan bisa menjalankan pemerintahan, sekaligus menjaga indepedensi dalam pemilu dan pilkada.

"Lalu mengenai usulan 120 hari masa kampanye dari KPU, saya cenderung setuju jika durasi tersebut diperpendek menjadi 60-90 hari," ucapnya.

Mardani beranggapan, prinsip pemilu mudah dan murah bagus jika diterapkan.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X