• Sabtu, 21 Mei 2022

Anis Matta: Partai Gelora Siap Ikuti Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2024

- Rabu, 11 Mei 2022 | 08:34 WIB
Halalbihalal fungsionaris DPN Partai Gelora di bilangan Ciganjur, Jakarta Selata, Selasa 10 Mei 2022 petang (dokumen Partai Gelora)
Halalbihalal fungsionaris DPN Partai Gelora di bilangan Ciganjur, Jakarta Selata, Selasa 10 Mei 2022 petang (dokumen Partai Gelora)

POJOKMALIOBORO.com - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan, siap mengikuti verifikasi partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024 saat pendaftaran dibuka pada Agustus 2022 mendatang.

"Jadi selama Ramadhan kemarin, kita sepakat seluruh daerah fokus persiapan verifikasi partai politik. Dan kerja-kerja persiapan ini selesai akhir bulan Mei ini," kata Anis Matta, Ketua Umum Gelora">Partai Gelora saat Halalbihalal fungsionaris DPN Gelora">Partai Gelora di bilangan Ciganjur, Jakarta Selata, Selasa 10 Mei 2022 petang.

Halalbihalal ini antara lain dihadiri Wakil Ketua Umum Partai Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal Mahfuz Sidik, Bendahara Umum Ahmad Rilyadi dan para ketua bidang DPN Gelora">Partai Gelora dan lain-lain.

Baca Juga: PKS Minta Pemkot harus Berani Membuat Gebrakan Pecahkan Masalah Sampah di Kota Yogyakarta

Menurut Anis Matta, Gelora">Partai Gelora sengaja mengejar penyelesaian persiapan verifikasi parpol, sehingga saat pembukaan pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 pada Agustus 2022 sudah tidak terkendala persyaratan, karena semuanya telah dipersiapkan dan dipenuhi.

"Kita sengaja mengejar, selesaikan persiapannya terlebih dahulu sebelum pendaftaran. Dengan demikian kita punya kesempatan banyak untuk melakukan konsolidasi dan penggalangan pemenangan Pemilu 2024," katanya.

Gelora">Partai Gelora, kata Anis Matta, selama Ramadhan tahun ini mendapatkan lebih besar energi dan tenaga untuk lebih keras lagi menyelesaikan persiapan verifikasi parpol.

Baca Juga: Pemerintah Kembali Lanjutkan Kebijakan PPKM

"Salah satu pelajaran yang paling penting selama Ramadhan adalah bahwa Allah SWT mengajar kita untuk sampai ke suatu tujuan dengan sesedikit mungkin kesalahan," katanya.

Maknanya, puasa telah mengajarkan dengan makan sedikit sebenarnya kita bisa hidup. Artinya manusia bisa membebaskan diri dari ketergantungan material ini, meski makan merupakan mitra biologis manusia.

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X