• Minggu, 14 Agustus 2022

Ingat, Jangan Sembarangan Jawab Telepon Tak Dikenal Atau Bermasalah

- Selasa, 7 Desember 2021 | 20:11 WIB
Ilustrasi ragam aplikasi media sosial (PEXELS/Lisa Fotios)
Ilustrasi ragam aplikasi media sosial (PEXELS/Lisa Fotios)

Selain itu, dapat memberi izin secara diam-diam dengan menekan tombol 'Allow' saat permintaan tersebut muncul di layar.

Baca Juga: PPKM Level 3 Se-Indonesia Dibatalkan, Penerapan Pembatasan Tetap Ada, Mendagri: Hanya Perubahan Istilah

Malware juga bisa menonaktifkan Google Play Store dan Google Play Protect. Terakhir adalah mampu uninstall (mencopot pemasangan) sendiri.

McAfee juga menambahkan, kemampuan malware terbaru ini membuatnya makin berbahaya. Setelah dipasang di perangkat, akan menampilkan URL phishing dari lembaga keuangan yang menipu pengguna untuk membocorkan informasi keuangan sensitif pada para pelaku.

Peniruan identitas ini juga dinilai sangat efektif, karena korban kesulitan menentukannya sebagai penipuan. Hal ini karena URL phishing tidak terbuka ke browser web.

Baca Juga: 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Salah Satunya Makassar

Penipuan ini menggunakan rekayasa sosial (social engineering) untuk memanfaatkan ketakutan dan urgensi para korbannya.

Dalam serangan phishing ini, korban akan memberikan kuncinya sendiri, bukan pelaku yang harus mencuri.

McAfee menuliskan, untuk tetap aman dalam metode social engineering utamanya adalah tetap sadar. Saat waspada dan tahu apa yang harus dicari maka bisa tahu apa yang harus dicari, serta bisa mengidentifikasi dan menghindari upaya pencurian. Perusahaan juga mengimbau agar menggunakan tools antivirus.

Baca Juga: Sebelum Usia 56 tahun, JHT BPJS Ketenagakerjaan Bisa Cair, Begini Caranya

Halaman:

Editor: Ibrahim Umar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berani Selfie dengan Sensor Kamera Berisi

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:41 WIB

6 Tips Perpanjang Umur Baterai Poco M3 Pro 5G

Selasa, 15 Februari 2022 | 10:05 WIB
X